Breaking News:

Berita Malang

Gadis Kota Malang Ber NIK Ganda Akhirnya Mendapatkan Vaksinasi Drive Thru Polresta Malang Kota

gadis asal Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang ini akhirnya  mendapatkan vaksinasi drive thru dosis pertama Polresta Malang Kota

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Peserta vaksinasi, Via Nataprawira, saat mendapatkan vaksinasi dosis pertama dalam kegiatan vaksinasi drive thru Polresta Malang Kota, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Setelah tertunda karena Nomor Induk Kependudukan (NIK) dipakai oleh orang lain, Via Nataprawira (17) bisa bernafas lega.

Pasalnya, gadis asal Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang ini akhirnya  mendapatkan vaksinasi drive thru dosis pertama Polresta Malang Kota, yang digelar di halaman Stadion Gajayana, Rabu (13/10/2021).

Via mengaku senang, dirinya bisa mendapatkan vaksin. Sehingga, ia bisa beraktivitas di luar ruangan dengan tenang.

"Senang sudah bisa vaksin, bisa beraktivitas kembali bersama teman-teman," jujurnya kepada TribunJatim.com.

Perlu diketahui, Via Nataprawira sempat datang ke vaksinasi drive thru Polresta Malang Kota pada Rabu (6/10/2021) lalu. Namun, saat itu dirinya gagal mendapatkan vaksin. Karena NIK miliknya sudah dipakai orang lain untuk melakukan vaksinasi di Pancoran, Jakarta Selatan.

Dirinya menjelaskan, permasalahan NIK ganda itu sudah diselesaikan dengan bantuan dari Polresta Malang Kota.

"Diurus oleh Polresta Malang Kota. Lalu hari ini, ada pemberitahuan dari Polresta Malang Kota untuk datang kesini dan disuruh vaksin karena telah mendapatkan surat keterangan," ungkapnya.

Baca juga: Lagi, Warga Kota Malang Tak Bisa Vaksinasi Covid-19 Karena NIK Dipakai Orang Lain di Jakarta

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto menjelaskan, pihaknya tidak menemukan adanya peserta vaksin ber NIK ganda pada kegiatan drive thru Polresta Malang Kota yang digelar pada Rabu (13/10/2021) ini.

"Sementara tidak ditemukan NIK ganda, tetapi ada NIK yang tidak terdaftar. Akan tetapi, tetap kami lakukan vaksin dan kami berikan surat keterangan. Untuk masalah NIK, kami akan telusuri dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang," bebernya kepada TribunJatim.com.

Pria yang akrab disapa BuHer ini menerangkan, pihaknya menyediakan 50 dosis vaksin Sinovac dalam kegiatan vaksinasi drive thru tersebut.

"Vaksin yang disediakan sebanyak 50 dosis. Namun, kalau mungkin ada penambahan masyarakat yang datang on the spot (datang di tempat) akan kami tambah lagi 20 hingga 30 dosis," terangnya.

BuHer juga menambahkan, pihaknya akan terus melakukan serbuan vaksinasi untuk mengejar herd immunity di wilayah Kota Malang.

"Kami selalu mengadakan vaksinasi. Rencana besok Kamis (14/10/2021), kam lakukan vaksinasi dosis kedua di Masjid Agung Jami. Lalu Jumat (15/10/2021), vaksinasi di Kafe Ko.Boy dengan target 250 dosis vaksin. Termasuk, kami akan menyasar ke lansia-lansia dan hal itu sudah kami sampaikan ke para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas, untuk bekerjasama dengan Babinsa dan Dinkes Kota Malang untuk penyiapan lokasi vaksin," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved