Breaking News:

Berita Pemakesan

Ribuan Warga Pamekasan Rela Antre Ikut Vaksin, Bupati Baddrut Tamam Buka 23 Gerai Vaksinasi

Warga yang terdiri dari siswa, santri, mahasiswa, wali santri dan masyarakat sekitar pesantren tersebut rela antre untuk mendapat giliran vaksinasi

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat mengecek vaksinasi di Pondok Pesantren Al-Falah, Desa Sumber Gayam, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Madura, membeludak, Rabu (13/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang berlangsung di Pondok Pesantren Al Falah, Desa Sumber Gayam, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Madura, membeludak, Rabu (13/10/2021).

Warga yang terdiri dari siswa, santri, mahasiswa, wali santri dan masyarakat sekitar pesantren tersebut rela antre untuk mendapat giliran vaksinasi Covid-19 dari petugas. 

Bahkan, sebagian warga rela tiduran menggelar tikar dan banner untuk menunggu panggilan petugas.

Berdasarkan data sementara yang didapat dari panitia pelaksanaan vaksinasi saat acara berlangsung, jumlah warga yang melaksanakan vaksinasi tercatat sekitar 600 orang.

Acara yang dilaksanakan oleh TNI-Polri / AKABRI angkatan 89 yang dikemas dengan baksos dan vaksinasi tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.

"Saya pagi ini bersyukur dan bahagia sekali, karena bisa hadir dalam acara vaksinasi dalam rangka pengabdian ke 33 TNI-Polri AKABRI 89 di pondok pesantren, ini sungguh kemitraan yang luar biasa," kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat sambutan.

Baca juga: Bupati Pamekasan Pastikan tak Ada Paksaan Vaksinasi Covid-19 terhadap Masyarakat

Menurut Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini, vaksinasi Covid-19 penting digalakkan untuk mempercepat kekebalan kelompok (herd immunity) di tengah-tengah masyarakat. 

Kata dia, setelah masyarakat memiliki kekuatan daya tahan tubuh dengan sendirinya, ekonomi masyarakat akan meningkat dan segala aktivitas berjalan seperti semula.

"Herd immunity itu penting, karena kekebalan kelompok masyarakat semakin banyak memungkinkan ketika ada pandemi tubuh kita bisa kuat. Makanya protokol kesehatan dilaksanakan secara benar, tingkatkan ibadah dengan berdoa kepada Allah," sarannya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengaku membuka 23 titik gerai vaksinasi untuk mendorong ekonomi tumbuh. 

Ikhtiar itu juga dilakukan dengan cara berselawat, dan istighosah kepada Allah SWT untuk memohon agar segera bebas dari Covid-19.

"Mudah-mudahan Allah mengabulkan seluruh permintaan kita. Mudah-mudahan dengan tiga trak ini Indonesia, Jawa Timur dan Pamekasan bisa segera terentas dari Covid-19," harapnya.

Sementara itu, Brigjen TNI, Dr. Nugroho Gumilar menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, dan pondok pesantren Al-Falah Sumber Gayam telah memberikan fasilitas dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut.

"Baksos dan vaksinasi dilakukan oleh kami angkatan 89 di seluruh Indonesia. Kami dapat perintah dari bapak Pangdam juga dilaksanakan di pulau Madura. Yaitu di Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep," jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved