Breaking News:

Berita Madiun

Kasus Anak di Bawah Umur Melahirkan Bayi, Polisi Tetapkan 1 Tersangka setelah Dapat Hasil DNA Bayi

Polisi menetapkan ayah tiri korban sebagai tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur.

Freepik
Ilustrasi - Polres Madiun telah menetapkan SKD sebagai tersangka pencabulan anak di bawah umur. 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Polres Madiun telah menetapkan SKD sebagai tersangka pencabulan anak di bawah umur.

SKD disebut telah menyetubuhi anak tirinya sendiri, yaitu D, hingga melahirkan seorang anak laki-laki.

Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Ryan Wira Raja Pratama mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah hasil tes DNA keluar.

Polres Madiun sebelumnya telah mengambil sampel DNA dari bayi, ayah tiri, dan ayah kandung korban.

"Hasilnya ada kesesuaian (antara bayi korban) dengan ayah tirinya," kata Ryan, Jumat (15/10/2021).

Selain itu, tersangka juga telah mengakui perbuatannya sesaat ketika sampel DNA akan diambil.

Baca juga: Ibu Jadi TKW di Arab Saudi, Ayah Berbuat Tak Senonoh pada Anak Kandungnya di Kampung Halaman

"Dari keterangan ayah tiri yang semula tidak mengetahui. Yang bersangkutan merubah keterangan menjadi iya (mengakui)," lanjutnya.

Dari pengakuannya, pelaku telah menyetubuhi korban berkali-kali saat rumah sedang sepi.

Namun begitu, Ryan memilih untuk menunggu hasil DNA keluar sebagai pertimbangan penetapan tersangka.

"Dan setelah hasil DNA keluar, yang bersangkutan baru kami tetapkan sebagai tersangka," pungkasnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved