Breaking News:

Pilpres 2024

Deklarasi Ganjar dan Puan untuk Pilpres Berujung Teguran, PDIP Tak Segan Bakal Berikan Sanksi

PDIP akan menjatuhkan sanksi kepada pengurus maupun kader yang masih nekat mendeklarasikan capres atau cawapres sebelum ada keputusan dari Megawati

Editor: Aqwamit Torik
Tribunnews.com
Ganjar Pranowo dan Puan Maharani selaku kader PDIP 

TRIBUNMADURA.COM - Pilpres 2024 sudah memanas di tahun 2021, sejumlah pendukung sudah mendeklarasikan diri untuk calonnya.

Di antaranya adalah kader PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo dan Puan Maharani.

Bahkan narasi banteng dan celeng juga muncul ke permukaan.

Hal ini membuat PDIP berikan peringatan kepada para pendukung dan juga kadernya. 

Dewan Pengurus Pusat PDI Perjuangan (DPP PDIP) akan menjatuhkan sanksi kepada pengurus maupun kader yang masih nekat mendeklarasikan capres atau cawapres sebelum ada keputusan dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

DPP PDIP mengaku tidak akan pandang bulu.

Baca juga: Gerindra Jatim Pastikan Solid Antarkan Prabowo Subianto Maju Pilpres 2024

Baik pendukung Puan Maharani ataupun Ganjar Pranowo, semua akan mendapat sanksi jika tidak mengindahkan instruksi DPP.

"Kalau kita yang menyampaikan, ini (sanksi) berlaku untuk seluruh kader. Jadi kader-kader itu, karena mereka ini ditugaskan partai memimpin struktur, mereka harus mengerti aturan-aturan yang berlaku di partai. Ini bukan kecuali, semua kader partai yang terikat, terlibat dalam kongres harus tahu itu," kata Ketua bidang Kehormatan Partai DPP PDIP, Komarudin Watubun, Jumat (15/10/2021).

"Mereka jangan pecah-pecah, masing-masing mau mengajukan calon yang tidak pada tempatnya atau pada waktunya. Jadi itu berlaku bagi semua tanpa kecuali," imbuhnya.

Komarudin kemudian menegaskan bahwa kewenangan memilih capres dan cawapres ada di tangan Megawati selaku ketua umum.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved