Breaking News:

Berita Probolinggo

Penyebab Suhu Udara Panas Beberapa Hari Terakhir Karena Fenomena Kulminasi, BPBD Beri Imbauan Warga

Kulminasi merupakan fenomena yang terjadi saat matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.

TRIBUNMADURA.COM/DANENDRA KUSUMA
Kantor BPBD Kabupaten Probolinggo, Sabtu (16/10/2021), 

TRIBUNMADURA.COM, PROBOLINGGO - Warga Probolinggo merasakan suhu udara yang cukup terik pada siang hari dalam beberapa hari terakhir.

Meningkatnya suhu udara dalam beberapa hari terakhir ini disebabkan karena fenomena Kulminasi.

Kulminasi merupakan fenomena yang terjadi saat matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.

Fenomena ini juga biasa disebut Hari Tanpa Bayangan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Rachmad Waluyo mengimbau kepada warga agar mengenakan alat pelindung ketika beraktivitas di siang hari, misalnya topi, payung dan jaket.

Baca juga: Daftar Wilayah yang Bisa Saksikan Hari Tanpa Bayangan Matahari, Mulai Sumenep hingga Surabaya

Bila perlu, ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan tabir surya agar melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang mengandung UV A dan UV B.

"Selain itu, sebaiknya lebih banyak mengkonsumsi air putih agar tidak dehidrasi," katanya kepada Surya, Sabtu (16/10).

Ia menambahkan, cuaca yang begitu terik dapat berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

Oleh sebab itu, pihaknya mengingatkan masyarakat tidak membakar sampah dan membuang puntung rokok serampangan.

"Kejadian karhutla tak bisa diprediksi. Minggu 10 Oktober 2021, sudah terjadi karhutla di wilayah Ngadisari, Kecamatan Sukapura," kata dia.

"Kami mewaspadai karhutla di wilayah Bromo, Bukit Bentar, Kecamatan Krucil dan Tiris," sebutnya.

BPBD Kabupaten Probolinggo, lanjut Rachmad, telah membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana).

Kini sudah terbentuk 50 Destana di tiap desa.

Destana dibentuk untuk melakukan penanganan secara dini dan membuat pelaporan cepat terjadinya bencana kepada BPBD.

"Untuk mengantisipasi dan menangani karhutla, kami berkolaborasi dengan berbagai pihak. Termasuk, Destana," pungkasnya. (nen)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved