Breaking News:

Berita Surabaya

3,5 Jam Pembongkaran 15 Persil Ruko di Jalan Wonokromo Damai, Respon Warga Heran

Proses eksekusi belasan persil itu, dikawal langsung oleh ratusan anggota Polrestabes Surabaya berseragam lengkap mengantisipasi potensi gejolak massa

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
Saat alat berat ekskavator merobohkan satu persatu bangunan persil di Jalan Raya Wonokromo, Wonokromo, Surabaya, Senin (18/10/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya melakukan pembongkaran terhadap 15 bangunan persil di bahu jalan frontage Jalan Raya Wonokromo, Wonokromo, Surabaya, Senin (18/10/2021).

Proses eksekusi belasan persil itu, dikawal langsung oleh ratusan anggota Polrestabes Surabaya berseragam lengkap mengantisipasi potensi gejolak massa.

Sebelum dilakukan pembongkaran yang dilakukan menggunakan tiga kendaraan alat berat Ekskavator, yang telah diparkir tepat bahu jalan depan belasan persil tersebut.

Pihak Juru Sita Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, membacakan surat keputusan eksekusi bangunan tersebut kurun waktu 3,5 jam lamanya, sejak pukul 07.00-09.30 WIB.

Koordinator warga terdampak M Baidowi (57) mengaku, dirinya sudah berembuk bersama warga sesama yang terdampak eksekusi untuk kooperatif dengan petugas, dan tidak melakukan upaya perlawanan dalam bentuk apapun.

Apalagi, Minggu (17/10/2021) malam, pihaknya dan juga para warga yang lain, sudah ditemui secara langsung oleh Walikota Surabaya Eri Cahyadi untuk dijelaskan segala duduk perkara, termasuk didengar pula keinginan aspirasi warga.

"Ya ada bantuan suntikan, dan moril, wes ngademno (mendinginkan) warga," katanya saat ditemui TribunJatim.com di lokasi, Senin (18/10/2021).

Baca juga: Bantu UMKM, Pemkot Surabaya Wajibkan ASN Belanja di Toko Kelontong, Ini Target Wali Kota Eri Cahyadi

Hanya saja ia menyangkan penetapan lebar pembongkaran bangunan tidak sesuai dengan aturan awal. 

Yakni semula menghendaki tiga meter, sesuai keinginan Pemkot Surabaya, tapi malah menjadi lima meter karena mengikuti keinginan PD Pasar.

Kakek tujuh orang cucu itu, berharap Pemkot Surabaya hanya mengeksekusi bangunan di atas tanah dengan ukuran lebar tidak lebih dari tiga meter.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved