Breaking News:

Berita Pamekasan

Bupati Baddrut Tamam Berharap NU Punya Rumah Sakit di Pamekasan, Ungkap Soal 5 Program Prioritas

Bupati Baddrut Tamam ungkap soal lima program prioritas untuk Pamekasan, sekaligus berharap ada rumah sakit NU di Pamekasan

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bupati Baddrut Tamam berharap Nahdlatul Ulama (NU) memiliki rumah sakit di Kabupaten Pamekasan, Madura.

Harapan ini disampaikan saat perayaan hari santri nasional (HSN) 2021 di Pondok Pesantren Bustanul Ulum, Desa Angsanah, Kecamatan Palengaan, Sabtu (16/10/2021) malam. 

Saat perayaan HSN 2021 ini, Bupati Baddrut Tamam menyampaikan lima program prioritas yang menjadi garapan pemerintah kabupaten, meliputi pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur dan reformasi birokrasi.

Program tersebut semuanya mendorong untuk kemaslahatan ummat.

"Dari sisi kesehatan, mudah-mudahan NU segera memiliki rumah sakit di Kabupaten Pamekasan," kata Bupati Baddrut Tamam saat sambutan.

Baca juga: Profil Mariana Putri, Pemeran Neneng Trio JNE yang Sukses Menghibur Penonton di Ikatan Cinta

"Karena masa depan jalan menuju kebaikannya harus banyak. Pendidikan jalan, kesehatan jalan, ekonomi jalan, dan membangun atmosfer kesetiakawanan dalam beragama juga dorong untuk semakin kuat," sambungnya.

Baddrut Tamam akan senantiasa mendorong atmosfer aswaja annahdliyah di daerahnya melalui program prioritas tersebut. 

Seperti beasiswa santri yang telah berjalan dalam dua tahun terakhir bekerja sama dengan puluhan pesantren mitra di Kabupaten Pamekasan

"Harapannya model pendidikan Annahdliyah bisa menjadi bagian model yang bisa dicontoh oleh pondok pesantren lain. Di sisi lain kita menyiapkan kader NU. Kita juga kerja sama dengan polda agar anak-anak santri bisa menjadi polisi," ujar dia.

Bupati Pamekasan itu juga berjanji akan mendorong program wirausaha baru (WUB) lahir dari anak muda NU dari bawah dan desa-desa di Kabupaten Pamekasan. 

Baca juga: BREAKING NEWS - 10 Rumah di Bangkalan Rusak Diterjang Angin Kencang, ini Pengakuan Lurah

Demikian juga dengan program prioritas lainnya bisa bermanfaat untuk masyarakat.

"Abdhina (saya) sebagai Bupati hanya alat perjuangan dan pengabdian, tidak lebih dari itu. Jadi tidak perlu dipertahankan mati-matian, yang perlu diperjuangkan mati-matian bagaimana atmosfer amaliyah diniyah annahdliyah hidup di kabupaten ini," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved