Breaking News:

Berita Sumenep

Besok, Jamaah dari KH Jurjiz Muzammil Turun ke Jalan Gelar Aksi di Kantor Bupati Sumenep

Jamaah akbar KH. Jurjiz Muzammil setiap kecamatan di Kabupaten Sumenep Madura ini, dipastikan akan turun jalan gelar aksi di kantor Bupati Sumenep

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Video KH. Jurjiz Muzammil bersama jamaahnya akan melakukan aksi unjuk rasa ke Bupati Sumenep soal vaksinasi yang dinilai memaksakan Masyarakat. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - KH. Jurjiz Muzammil dan jamaahnya akan melakukan demo besar-besaran besok, Jumat (22/10/2021).

Unjuk rasa akbar oleh pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Sumenep kali ini terkait vaksinasi Covid-19 secara paksa dan penyekatan oleh pihak kepolisian Polres Sumenep disetiap titik jalan yang dinilai meresahkan Masyarakat ujung timur Madura.

Jamaah akbar KH. Jurjiz Muzammil setiap kecamatan di Kabupaten Sumenep Madura ini, dipastikan akan turun jalan dan akan mengepung kantor Bupati Sumenep di Jalan Raya Dr. Cipto Kota Sumenep.

"Masyarakat sudah siap setiap kecamatan ada perwakilan-perwakilan, tidak tahu jumlahnya berapa. Kalau setiap Kecamatan satu Pic Up an," kata KH Jurjiz Muzammil pada TribunMadura.com

Pimpinan FPI Sumenep ini mnyatakan, bahwa pada intinya ini tergantung Bupati Sumenep.

Baca juga: Viral Video KH Jurjiz Muzammil akan Demo ke Bupati Sumenep, Minta Tak Paksa Warga Untuk Divaksin

"Jikalau bupati punya iktikad baik bagi Masyarakat, cinta pada Masyarakat silahkan bikin surat pernyataan seperti Bupati Pamekasan. Yakni tidak ada penyekatan dan pemaksaan pevaksinan Covid-19, hanya itu saja," katanya.

Kalau desakan itu kata KH Jurjiz Muzammil dipenuhi, pihaknya memastikan sudah selesai, dan tidak akan terjadi unjuk rasa.

"Kalau Bupati tidak membuat surat itu, berarti dari bupati menginginkan unjuk rasa itu terjadi," katanya.

Dikonfirmasi Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas soal pengamanan demonstrasi akbar besok mengaku masih dalam proses renpamnya.

"Masih dibuat renpamnya," singkat AKP Widiarti Sutioningtyas melalui pesan WhatsAppnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved