Breaking News:

Berita Jember

Viral Video Bupati Jember Nyanyi Tanpa Masker di Acara Pernikahan, Hendy Siswanto Ungkap Minta Maaf

Viral video Bupati Jember menyanyi saat acara pernikahan tanpa memakai masker di sebuah restoran.

TRIBUNMADURA.COM/SRI WAHYUNIK
Bupati Jember Hendy Siswanto 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Bupati Jember, Hendy Siswanto memberikan tanggapan atas video viral memperlihatkan dirinya menyanyi di acara pernikahan di sebuah restoran di Kecamatan Kaliwates.

Hendy Siswanto mengungkapkan permintaan maafnya kepada masyarakat karena kegiatan tersebut akhirnya menimbulkan perhatian pada masa pandemi Covid-19.

"Saya memohon maaf kepada masyarakat, apapun kegiatan ini menimbulkan perhatian di saat kondisi Covid," kata Hendy Siswanto dalam keterangan tertulisnya kepada Surya ( grup TribunMadura.com ), Rabu (20/10/2021).

Hendy Siswanto lantas menceritakan kegiatan pernikahan yang dia hadiri bersama istri Ny Kasih Fajarini tersebut.

"Saya menghadiri undangan keponakan saya. Dan saya menyumbangkan lagu untuk keluarga adik saya," katanya.

"Di belakang saya ada anak-anak dan cucu saya ikut menari. Tentunya acara ini seluruh keluarga saya sudah swab dan kami melihat undangan hanya 25 - 30 persen dari kapasitas area gedung," ujar Hendy.

Meski begitu, dia tetap menyampaikan permohonan maaf jika kehadiran dia di acara pernikahan tersebut menimbulkan perhatian.

Selanjutnya, bupati yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Jember itu, meminta panitia kegiatan untuk menjelaskan perihal acara itu kepada Satgas Covid-19, melalui Satpol PP.

"Kami minta panitia untuk menjelaskan kepada petugas Gugus Tugas Covid / Kepala Satpol PP. Sekali lagi saya mohon maaf atas kejadian ini," pungkasnya.

Pada Minggu (17/10/2021), sebuah akun Facebook Tauik Hidayah mengunggah video Bupati Hendy Siswanto bernyanyi di sebuah acara pernikahan di restoran di Kecamatan Kaliwates.

Ketika menyanyi, bupati tidak memakai masker. Di belakangnya, terlihat sejumlah orang menari.

Video itu viral, hingga akhirnya petugas gabungan dalam Satgas Penanganan Covid-19 melakukan penyelidikan.

Penyelidikan dimulai dari pemeriksaan gedung, permintaan keterangan kepada pengelola gedung, yang dilanjutkan dengan permintaan keterangan kepada panitia kegiatan, juga sidang virtual jika nantinya ditemukan unsur pelanggaran protokol kesehatan.

Sementara itu, Kabupaten Jember masih berada di PPK Level 3.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved