Breaking News:

Berita Surabaya

3 Bangunan Semi Permanen di Surabaya Terbakar Gara-Gara Kompor, Masyarakat Diimbau Waspada soal Api

Masyarakat diimbau untuk waspada saat beraktivitas yang bersinggungan dengan api.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Tangkapan layar video amatir kebakaran 3 bangunan warung semipermanen yang berdiri di bahu Jalan Lontar Lidah Kulon, Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya, terdiri 2 warung makan; depot warung tegal, & 1 depot nasi bebek, dan sebuah warung kopi (Warkop), yang ludes terbakar, pada Rabu (20/10/2021) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kapolsek Lakarsantri, Kompol Arif Sasmito mengimbau masyarakat untuk waspada saat beraktivitas yang bersinggungan dengan api.

Seperti memasak ataupun melakukan pembakaran sampah dan semacamnya, masyarakat diharapkan dapat selalu waspada.

Kompol Arif Sasmito mengatakan, masyarakat jangan abai dan lupa mengawasi kompor atau api pembakaran di lingkungan rumah, sehingga berujung menjadi petaka.

Hal itu dibuktikan dengan adanya insiden kebakaran yang melumat tiga bangunan warung semi permanen di bahu Jalan Lontar Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, Rabu (21/10/2021).

Setelah dilakukan penyelidikan, terungkap jika insiden kebakaran yang meludeskan dua warung makan dan warung kopi karena kompor.

"Memang sepele, tapi efeknya besar," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com ), Kamis (21/10/2021).

Arif mengaku, akan terus mengedukasi masyarakat mengenai kewaspadaan potensi kebakaran yang bisa mengancam kapanpun dan di manapun.

Yang pasti, ia menghimbau masyarakat agar tidak meninggalkan aktivitas memasak ataupun pembakaran sebelum aktivitas tersebut, rampung.

Apalagi meninggalkan aktivitas tersebut seraya melaksanakan atau menyambi aktivitas lainnya yang berbeda dalam waktu bersamaan.

"Karena beberapa kejadian memang karena kelupaan. Itu terlepas dari korsleting listrik dan lainnya," pungkasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved