Berita Malang

Alun-Alun Kota Batu Kembali Dibuka, Pengunjung Wajib Siapkan Aplikasi PeduliLindungi di Ponselnya

Warga yang hendak masuk ke dalam Alun-alun wajib Kota Batu melakukan pemindaian status di aplikasi PeduliLindungi.

TRIBUNMADURA.COM/BENNI INDO
Petugas memeriksa suhu tubuh pengunjung yang akan memasuki Alun-alun Kota Batu, Jumat (22/10/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, BATU - Alun-alun Kota Batu mulai buka untuk publik mulai Jumat (22/10/2021).

Warga yang hendak masuk ke dalam Alun-alun wajib Kota Batu melakukan pemindaian status di aplikasi PeduliLindungi.

Di samping itu, pengunjung Alun-alun wajib Kota Batu juga harus sudah mendapatkan vaksin, minimal dosis pertama.

Pembukaan Alun-alun Kota Batu untuk publik merujuk dari Surat Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021 yang ditandatangani per 18 Oktober 2021.

Dalam Inmendagri itu, status pemberlakuan PPKM Kota Batu turun dari level 3 menjadi level 2 serta Surat Edaran (SE) yang ditandatangani Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan, meski Alun-alun wajib Kota Batu dibuka kembali, ada beberapa syarat yang harus dipatuhi.

Misalnya hanya 25 persen dari jumlah kapasitas, dengan menerapkan prokes yang diatur Kemenparekraf dan Kemenkes.

"Selain itu wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining pengunjung dan pegawai. Artinya, orang tua yang membawa anaknya masuk ke destinasi wisata diharuskan sudah divaksin Covid-19. Minimal, mininal sudah menerima dosis pertama vaksin," jelas Dewanti.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Batu, Aries Setiawan menjelaskan, jika oengunjung tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi, maka bisa menunjukan kartu vaksin.

"Pengunjung yang tidak memiliki aplikasi bisa menunjukkan kartu vaksin ke petugas. Lalu untuk usia tidak ada batasan namun harus menyesuaikan keberadaan orang tua mereka. Misalnya orang tua belum vaksin ya tidak boleh masuk anaknya," urainya, Jumat (22/10/2021).

Pihaknya pun berkomitmen bakal menjaga prokes dengan ketat untuk mencegah klaster di tempat wisata. Pengunjung dilarang membawa makanan dan minuman di area alun-alun.

"Kalau aturan sebelumnya tetap contohnya tidak merokok, membuang sampah sembarangan, dan sebagainya," terang Aries.

Jatim Park 2 dan Selecta juga telah buka untuk publik. Bahkan mereka sudah menerima pengunjung di bawah usia 12 tahun sejak pemberlakukan PPKM Level 2 diterapkan.

Direktur PT Selecta, Sujud Hariadi menerangkan, ada sekitar 2000 wisatawan yang datang ke Selecta di hari pertama buka untuk umum. Ia bersyukur karena anak-anak telah diperbolehkan masuk ke Selecta.

"Sebelumnya kan dilarang, kami sangat keberatan saat itu karena Selecta adalah wahana wisata keluarga. Alhamdulillah, saat ini sudah bisa masuk dan kami syukuri," terang Sujud.

Anak-anak boleh masuk ke tempat wisata sejak 9 Oktober 2021, atau di hari pertama pemberlakuan PPKM Level 2 untuk Kota Batu. Sujud menilai, dibukanya kembali tempat wisata untuk anak-anak berdampak besar terhadap jumlah kunjungan.

“Semoga kunjungan yang seperti ini bisa mengganti kerugian lalu. Jika kondisinya seperti ini terus, kondisi keuangan bisa membaik,”ungkapnya. (Benni Indo)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved