Breaking News:

Berita Bangkalan

Perpres 82 Lecut Semangat Para Santri, Ketua PKB Bangkalan Syafiuddin: SDM Santri Harus Komplit

Semangat para santri di Kabupaten Bangkalan dalam memperingati Hari Santri Nasional 2021.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Upacara Hari Santri di Kantor DPC PKB Bangkalan, Jalan RE Martadinata, Kelurahan Mlajah, Jumat (22/10/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021 semakin melecut semangat para santri di Kabupaten Bangkalan dalam memperingati Hari Santri Nasional, Jumat (22/10/2021).

Mereka tampak lebih termotivasi untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), baik secara spiritual maupun secara intelektual.

Lecutan semangat para santri terpancar dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Santri Nasional bertemakan Santri Siaga Jiwa dan Raga yang digelar di Kantor DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bangkalan, Jalan RE Martadinta.

Terlebih ketika seorang santri, Ahmad Muzawwir Syafik membacakan 5 butir Ikrar Santri Indonesia di hadapan pimpinan. termasuk Ketua DPC PKB Bangkalan, H Syafiuddin, yang bertindak selaku Pembina Upacara Hari Santri.

“Sebagai santri Negara Kesatuan Republik Indonesia selalu bersedia dan siap siaga menyerahkan jiwa dan raga membela tanah air dan Bangsa Indonesia, mempertahanakan persatuan dan kesatuan nasional serta mewujdukan perdamaian abadi,” tegas Ahmad Muzawwir Syafik membacakan butir ketiga Ikrar Santri Nasional.

Ketua DPC PKB  Bangkalan, H Syafiuddin meminta para santri mempertahankan semangat jihad mempertahanakan dan berpegang teguh kepada akidah, ajaran, nilai, dan tradisi Islam Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang pernah digelorakan KH Hasyim As’ari.

“Saya mengapresiasi pemerintah dengan lahirnya Hari Santri pada 22 Oktober. Jadikan semangat dan titik balik kita untuk mengisi kemerdekaan, tentunya bagaimana mensejahterakan masyarakat Indonesia sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 1945,” pinta H Syafi.

Ia berharap, terbitnya Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren sebagai tindak lanjut atas penetapan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2019 dijadikan titik balik bagi para santri guna meningkatkan kwalitas SDM.

“Para santri khususnya di Madura tidak boleh terlena dan bersantai. Karena SDM santri harus komplit, unggul secara intelektual dan spiritual. Sehingga lebih unggul dari SDM di luar santri yang mayoritas hanya memiliki keunggulan intelektual,” harap Anggota Fraksi PKB DPR RI Dapil Jatim XI Madura itu.

H Syafi menambahkan, gelar upacara Hari Santri Nasional ini merupakan arahan Ketua Umum DPP PKB, Dr Muhaimin Iskandar yang dilaksanakan serentak mulai dari tingkat DPC, DPW, dan DPP.

“Semoga ke depan santri Indonesia, khusus santri Madura mampu mengisi pembangunan di Madura untuk mensejahterakan masyarakat Madura tentunya ,” pungkasnya. (edo/ahmad faisol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved