Breaking News:

Berita Surabaya

Aksi Pencrurian Helm di Minimarket Lakarsantri Terekam CCTV, Ini Ciri Pelaku

insiden pencurian tersebut dialaminya saat sedang bekerja menjaga kasir di minimarket itu.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
Aksi Pencrurian Helm di Minimarket Lakarsantri Terekam CCTV, Ini Ciri Pelaku
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Tangkapan layar rekaman CCTV aksi pengendara motor curi helm milik kasir di sebuah area parkir minimarket di Jalan Wisma Lidah Kulon A-22, Lakarsantri, Surabaya, digondol maling, Rabu (20/10/2021).

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sebuah helm jenis teropong merek KYT seharga Rp750 Ribu milik seorang kasir minimarket di Jalan Wisma Lidah Kulon A-22, Lakarsantri, Surabaya, digondol maling, Rabu (20/10/2021).

Korban bernama M Yusuf (20) mengatakan, insiden pencurian tersebut dialaminya saat sedang bekerja menjaga kasir di minimarket tersebut.

Ia mengaku tidak menyadari adanya aksi pencurian yang ternyata menargetkan helm miliknya.

Meskipun jarak area parkir motornya, dan tempat dirinya berdiri sebagai kasir, tidak terpantau jauh.

Hanya saja, ia mengakui, selama melayani para pembeli, dirinya acap membelakangi area dinding kaca yang mengarah langsung ke area parkir depan minimarket.

"Pelaku mencuri helm saat saya kerja di dalam minimarket,” katanya, Minggu (24/10/2021).

Baca juga: Curi Helm di Kantor Ekspedisi di Dukuh Kupang Surabaya, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Helm tersebut biasa diletakkan Yusuf di atas penahan kaca spion motornya. Ia baru menyadari jika helmnya dicuri, saat memerika rekaman CCTV yang menyorot area parkir.

Ternyata benar. Pelaku pencurian helm tersebut berjumlah satu orang yang mengendarai motor jenis matik.

Kemudian, pengendara tersebut masuk ke area parkir lalu berhenti tepat di sisi kiri motor milik Yusuf terparkir.

Setelah memastikan area sekitarnya terpantau sepi. Pengendara motor tersebut langsung mengambil helm milik korban, lalu meletakkannya di bagian pengait dashboard motor sarana aksinya.

"Enggak masuk (ke minimarket) langsung dicuri itu," ujar pemuda asal Temayang, Bojonegoro itu.

Meski mengalami kerugian material. Yusuf mengaku legawa dengan insiden pencurian tersebut, dan enggan melaporkannya ke markas kepolisian setempat.

Hanya saja ia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak atasan tempatnya bekerja untuk menambah personel orang untuk melakukan pengamanan kendaraan pengunjung.

"Kerugian helm merek KYT teropong, harganya sekitar Rp 750 ribu,” pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved