Breaking News:

Berita Surabaya

Kasus Covid-19 di Surabaya Nyaris Nihil, Wali Kota Surabaya Tetap Ingatkan Prokes "Jangan Terlena"

keberhasilan Surabaya menurunkan kasus Covid-19 bukan sekadar kerja pemerintah semata. Melainkan, juga jajaran forkopimda Jatim, Surabaya

Penulis: Bobby Koloway | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/BOBBY KOLOWAY
Seorang warga menerima vaksin di Surabaya. Vaksinasi menjadi salah satu upaya menekan kasus Covid-19 di Kota Pahlawan. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Jumlah kasus Covid-19 di Surabaya terus menurun selama tiga bulan terakhir. Hingga Senin (25/10/2021), kasus Covid-19 di Surabaya menyisakan 10 kasus positif.

"Hari ini kasus positif ada 10 kasus. Dari total jumlah penduduk Surabaya yang sekitar 3,2 juta jiwa "hanya" ada 10 kasus positif," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Senin (25/10/2021).

Ia menyebut, keberhasilan Surabaya menurunkan kasus Covid-19 bukan sekadar kerja pemerintah semata. Melainkan, juga jajaran forkopimda Jatim, Surabaya, hingga masyarakat secara umum.

Mereka secara bergotongroyong memiliki kesamaan tekad untuk menghilangkan Covid-19 dari Kota Pahlawan. "Kalau melihat Jatim, kami bersyukur, kami berterimakasih kepada masyarakat, terutama jajaran Forkopimda," katanya.

"Bagaimana kita berkerjasama, tidak melihat siapa yang unggul, siapa yang hebat. Kami kerjasama bekerjasama secara masif bersama masyarakat," katanya.

Sekalipun demikian, Cak Eri mengingatkan bahwa pandemi belum selesai. Oleh karena itu, protokol kesehatan tetap harus dijalankan.

Baca juga: Persiapan Pembukaan CFD Lagi, Pemkot Surabaya Uji Coba di Jalan Kembang Jepun

Pihaknya mewanti-wanti, momentum pergerakan roda ekonomi saat ini jangan sampai terganggu ledakan kasus kembali. "Kita tidak puas, agar tetap ekonomi berjalan, tolong dijaga prokes," katanya.

"Jangan euforia, lupa, kemudian tidak prokes. Jangan sampai, Naudzubillah min dzaalik, jangan sampai ada gelombang ketiga," tegasnya.

Menurunnya kasus Covdi-19 di Surabaya selaras dengan upaya Testing, Tracing dan Treatment (3T) yang terus digencarkan di Surabaya. Di antaranya, perawatan di Asrama Haji yang kini menyisakan 2 orang.

"Dari 10 orang, 2 orang di Asrama Haji, dan lainnya di RS," kata Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhtya Prajatara dikonfirmasi terpisah.

Praktis, Bed Occupancy Rate (BOR) turun menyisakan 2,04 persen saja. Terendah selama sebulan terakhir.

Sekalipun demikian, tracing yang dilakukan cukup tinggi. Tiap 1 orang positif, tracing dilakukan kepada 28 orang (1:28). Kemudian dari testing, angka positivity rate berada di angka 0,13 . Angka kematian akibat Covid-19 selama Oktober juga nihil (0 kasus). 

Selaras dengan ini, vaksinasi juga terus digenjot. Vaksinasi dosis pertama saat ini menyentuh 113 persen, sedangkan untuk lansia mencapai 93 persen. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved