Breaking News:

Berita Surabaya

Persiapan Pembukaan CFD Lagi, Pemkot Surabaya Uji Coba di Jalan Kembang Jepun

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan saat ini jajarannya tengah merampungkan asesmen CFD di salah satu ruas jalan

Penulis: Bobby Koloway | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/BOBBY KOLOWAY
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya rencananya akan kembali membuka Car Free Day (CFD). Ujicoba ini rencananya akan dilakukan secara bertahap.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan saat ini jajarannya tengah merampungkan asesmen CFD di salah satu ruas jalan.

"Insya Allah masih di hitung sama teman-teman untuk CFDnya. Syaratnya, tetap ada batasan, tidak dibuka (secara) loss (bebas)," kata Cak Eri di Surabaya (Minggu, 25/10/2021)

Dalam asesmen tersebut, ada sejumlah pertimbangan yang menjadi acuan pihaknya. Di antaranya, penentuan lokasi, jumlah pengunjung, petugas yang berjaga, hingga fasilitas penerapan protokol kesehatan.

"Berapa sih (peserta) CFD itu? Yang jaga berapa orang? Yang penting juga, menggunakan aplikasi PeduliLindungi di CFD," katanya.

Pihaknya memastikan bahwa CFD harus tetap dengan protokol kesehatan. Pihaknya tak berharap terobosan ini justru menimbulkan cluster penyebaran Covid-19.

"Ini masih kami diskusikan bersama teman-teman untuk mengerakkan menuju new normal. Tapi, tidak asal gebyah uya (asal-asalan) dan tidak eforia," tegasnya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Bagi-Bagi Uang Jutaan Rupiah bagi Milenial yang Abadikan Keindahan Bunga Tabebuya

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Suharto Wardoyo mewacanakan CFD akan diselenggarakan di Jalan Kembang Jepun. "Paling cepat, CFD di jalan ini dibuka November," kata pria yang akrab disapa Anang ini.

Lokasi ini dinilai minim keramaian dibanding kawasan lain yang sebelumnya menyelenggarakan CFD. Misalnya, Jalan Darmo yang berpotensi menimbulkan kerumunan besar.

"Untuk (CFD) di dekat Taman Bungkul kami masih asesmen lagi. Untuk ujicoba waktu dekat, kami baru rencanakan di Jalan Kembang Jepun," katanya.

Waktu pelaksanaan juga sama seperti sebelumnya. Pada hari Minggu, dimulai pukul 06.00 dan berakhir pukul 10.00 WIB.

Selain menggunakan aplikasi PeduliLindungi, pengunjung juga diharuskan tetap menggunakan masker. Selain itu, pembatasan pengunjung dilakukan demi jaga jarak tetap dilakukan. 

Selain itu, untuk memastikan protokol kesehatan berjalan baik, pihaknya juga melibatkan sejumlah stakeholder lainnya. Misalnya, aparat kepolisian. "Kami melibatkan satpol, linmas, hingga kepolisian. Ini untuk membatasi, terutama jumlah pengunjung," katanya.

Untuk diketahui, CFD di Surabaya sudah lama dihentikan akibat pandemi. Terkahir, CFD diadakan bulan Maret 2020.

Prinsipnya, CFD didasarkan pada Perwali Nomor 1 Tahun 2017 diubah Perwali Nomor 17 Tahun 2018. Tujuannya, demi mengurangi emisi sekaligus ramah lingkungan. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved