Breaking News:

Kecelekaan Lalu Lintas

Toyota Kijang Innova Tabrak Pembatas Jalan hingga Terbalik, Tiga Orang Terluka

Mobil Toyota Kijang bernopol W-760-PN itu, menghantam pembatas jalan tol (Wire Rope), lalu terbalik hingga ringsek parah tiga orang terluka

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Kondisi mobil Toyota Kijang bernopol W-760-PN yang menghantam pembatas jalan tol (Wire Rope), lalu terbalik hingga ringsek parah dan melukai tiga orang di Tol Mojokerto-Jombang, KM 703.800/B, Senin (25/10/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Tiga orang dikabarkan mengalami luka berat dan ringan dalam insiden kecelakaan tunggal Mobil Toyota Kijang di Tol Mojokerto-Jombang, KM 703.800/B, Senin (25/10/2021).

Mobil Toyota Kijang bernopol W-760-PN itu, menghantam pembatas jalan tol (Wire Rope), lalu terbalik hingga ringsek parah dan melukai tiga orang di dalamnya termasuk sopir.

Korban luka berat, diantaranya, sopir mobil, Choirul Anam (54) warga Rungkut Tengah, Rungkut, Surabaya, mengalami luka robek di kepala.

Kemudian, Ikfina Rahmatilah (17) warga Rungkut Tengah, Rungkut, Surabaya, mengalami luka pergeseran tulang rahang kiri.

Dan, korban luka ringan, yakni Jihat Akbar (21) warga Rungkut Tengah, Rungkut, Surabaya, mengalami luka lecet tangan kiri. 

Informasinya, semua korban sudah memperoleh penanganan medis di RS Basuni Mojokerto.

Baca juga: Kecelakaan di Lamongan, Truk Zigzag Tak Terkendali Tabrak Median Jalan Lalu Terguling

Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi menerangkan, kecelakaan tunggal itu bermula saat mobil tersebut melaju dari arah Surabaya menuju Kediri.

Laju mobil saat itu, diperkirakan dalam kecepatan sedang.

Setibanya di KM 703.800/B, laju mobil mendadak oleng ke sisi kanan jalan, lalu menabrak pembatas jalan tol (Wire Rope).

Lalu terbalik hingga ringsek dan melukai tiga orang di dalamnya termasuk sopir.

"Posisi terakhir mobil terguling melintang di lajur cepat," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, Senin (25/10/2021).

Berdasarkan analisisnya, ungkap Dwi, olengnya laju mobil tersebut sebelum terlibat kecelakaan tunggal itu, diduga karena sopir mengemudi dalam keadaan mengantuk.

"Dikarenakan pengemudi mengantuk dan kurang konsentrasi sehingga terjadi laka lantas," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved