Breaking News:

Berita Bangkalan

Bupati Bangkalan dan Anggota DPRD Jatim Borong Karya Seni di Pameran Hari Santri

Kreatifitas para santri Ponpes Al-Ibrohimy, Desa/Kecamatan Galis mampu menghasilkan karya seni bernilai ekonomis yang dipamerkan dalam Peringatan HSN

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (kanan) didampingi Ketua DPRD Bangkalan, Muhammad Fahad (kiri) dan KH Ibrohim Mukhlis saat mengunjungi gelaran pameran dalam Peringatan Hari Santri Nasional di Ponpes Al-Ibrohimy, Senin (24/10/2021) petang. Ra Latif terkagum hingga membeli lukisan hasil kerajinan tangan santri Ponpes Al-Ibrohimy, Desa/Kecamatan Galis. 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Penanaman pendidikan berbasis keterampilan di lingkungan pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Bangkalan mulai menuai hasil.

Kreatifitas para santri Ponpes Al-Ibrohimy, Desa/Kecamatan Galis mampu menghasilkan karya seni bernilai ekonomis yang dipamerkan dalam Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021.

Pesantren sebagai sebuah entitas dan institusi pendidikan saat ini memang harus mampu mencetak generasi unggul secara spiritual dan intelektual. Lulusan-lulusan pesantren diharapkan tidak sekedar menjadi ustadz namun juga memiliki peran penting di semua sektor usaha ekonomi kreatif.

Seperti yang disampaikan Anggota Komisi C DPRD Jatim, Mahfud ketika dihubungi usai membeli hasil kreatifitas seorang santri berupa kaligrafi bertuliskan arab, ‘Subhanallah’ dalam Pameran Hasil Karya Seni para santri pada momen Hari Santri Nasional di Ponpes Al-Ibrohimy.

Pameran hasil kreatifitas para santri Al-Ibrohimy dalam peringatan HSN 2021 dilangsungkan mulai 22-24 Oktober 2021. Mahfud hadir bersama Anggota Komisi D DPRD Jatim, Abdul Halim, Senin (24/10/2021).  

“Ternyata potensi para santri sekarang sudah luar biasa dan perlu ditingkatkan. Dulu, lulusan pesantren paling mentok atau identik menjadi seorang ustadz. Tetapi sekarang para santri harus masuk ke semua bidang usaha, turut andil sebagai penggerak ekonomi,” ungkap politisi PDI Perjuangan asal Kabupaten Bangkalan itu.

Baca juga: Sambut Hari Jadi Ke-490 Kabupaten Bangkalan, Bupati Ra Latif Ungkap Harapan

Mahfud mengaku takjub dengan kurikulum pendidikan berbasis keterampilan yang diterapkan Ponpes Al-Ibrohimy. Itu terbukti dengan beragam hasil kreatifitas para santri mulai dari karya seni kaligrafi hingga otomotif berupa custom sepeda motor.

“Di Al-Ibrohimy tidak hanya diajarkan tentang keagamaan tetapi digembleng dengan beragam keterampilan, ponpes juga memfasilitasi kreatifitas para santri. Para santri mulai memahami bahwa mereka harus mampu mengisi kemerdekaan dengan kreatifitas,” pungkasnya.

Tidak hanya Mahfud, Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) pun dibuat kagum dan bangga dengan kreatifitas para santri Al-Ibrohimy. Ra Latif hadir bersama Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan, Muhammad Fahad dan Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino menjelang penutupan gelaran pameran.

“Sangat kreatif, saya bangga dengan karya seni para santri Al-Ibrohimy. Ada juga kreatifitas para santri di bidang otomotif berupa custom sepeda motor yang pernah juara kontes. Ini menunjukkan pendidikan berbasis keterampilan di lingkungan pesantren telah berjalan,” singkat Ra Latif yang juga turut membeli hasil kerajinan tangan salah seorang santri.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved