Breaking News:

Berita Sumenep

Jelang Pergantian Musim, Warga Sumenep Diimbau Waspada Potensi Bencana, Simak Penjelasan BPBD

Pada pergantian musim Tahun 2021 ini ada beberapa hal yang perlu diwaspadai oleh setiap warga di ujung timur Madura.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Petugas dari BPBD Sumenep, Senin (24/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep diimbau warga untuk lebih waspada pada pergantian musim kemarau ke penghujan tahun 2021.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Abd. Rahman Riadi saat dikonfirmasi TribunMadura.com.

Menurutnya, pada pergantian musim Tahun 2021 ini ada beberapa hal yang perlu diwaspadai oleh setiap warga di ujung timur Madura.

"Untuk lebih waspada saja, karena bisa terjadinya potensi hujan deras yang mengakibatkan longsor dan banjir serta angin kencang berupa puting beliung," kata Abd. Rahman Riadi, Rabu (27/10/2021).

Pihaknya menyebutkan, wilayah yang sering terjadi longsor saat musim penghujan itu diantaranya seperti di Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Pragaan dan Guluk-guluk.

Baca juga: Lucinta Luna Akui Identitasnya sebagai Fattah, Bongkar Kebohongan Demi Uang, Boy Panik Tahu Faktanya

Sedangkan untuk terjadinya bencana alam angin puting beliung biasanya di pesisir pantai seperti Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget.

"Hal ini dimungkinkan terjadi berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya," ucapnya.

Pihaknya juga meminta warga agar tidak panik dan tetap waspada pada pergantian musim tahun 2021 ini.

"Dengan harapan jangan membuang sampah sembarangan, karena dapat menutup saluran air tersumbat yang dapat menimbulkan genangan air," harapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved