Berita Pamekasan

Komitmen Bupati Pamekasan Jadikan Pelayanan Rumah Sakit Seperti di Hotel

Di bidang kesehatan, Pemkab Pamekasan telah mendapat pengakuan dari berbagai pihak dengan adanya Pamekasan Call Care (PCC)

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur di bawah kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam sangat konsen terhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat. 

Sebab, kesehatan merupakan salah satu dari lima program prioritas selain pendidikan, ekonomi, infrastruktur, dan reformasi birokrasi.

Di bidang kesehatan, Pemkab Pamekasan telah mendapat pengakuan dari berbagai pihak dengan adanya Pamekasan Call Care (PCC). 

Bahkan, Bupati Baddrut Tamam mendapat penghargaan sebagai kabupaten paling siap menghadapi pandemi Covid-19 gegara program PCC itu.

PCC ini merupakan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat, Pemkab Pamekasan menempelkan stiker di setiap rumah warganya lengkap dengan nomor telepon petugas yang siap menerima konsultasi kesehatan gratis selama 24 jam. 

Bahkan, masyarakat bisa meminta antar jemput gratis ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya hanya dengan menghubungi nomor tersebut.

Baca juga: Abang Becak dan Tukang Ojek Semarakkan MTQ Nilai Bupati Pamekasan Sosok yang Peduli

Fasilitasi antar jemput dengan mobil gratis itu setelah Pemkab Pamekasan memberikan fasilitas Mobil Sigap kepada setiap desa di 13 kecamatan. 

Masyarakat cukup menghubungi nomor telepon yang disediakan Itu untuk meminta antar atau menjemput pasien.

Keinginan Bupati Pamekasan untuk memperbaiki layanan kesehatan kepada masyarakat sangat kuat. 

Orang nomor satu di bumi Gerbang Salam itu tidak gampang puas dengan capaian dan penghargaan yang telah diterima, karena pelayanan kesehatan di daerahnya harus ekselen.

Makanya, ia pun beriktikad agar pelayanan di rumah sakit di daerahnya sama dengan pelayanan di hotel.

Menurut Bupati Baddrut Tamam, pelayanan seperti di hotel bertujuan agar masyarakat nyaman berada di rumah sakit yang berdampak besar terhadap proses penyembuhan penyakit mereka. 

Masyarakat atau pasien tidak sedang merasa di rumah sakit dengan bau obat dan pelayanan yang biasa.

Tetapi merasa sedang di hotel dengan aroma yang memanjakan hidung dan senyum ramah dari semua petugas yang luar biasa. 

“Harapannya, pelayanan di rumah sakit itu seperti hotel. Pasien bisa mendapatkan senyum dan mencium aromaterapi sejak menginjak rumah sakit," kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam kepada TribunMadura.com, Rabu (27/10/2021).

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam mengaku akan melakukan melakukan sesuatu yang tidak biasa dengan cara meninggalkan kebiasaan tidak produktif menuju kebiasaan yang lebih produktif. 

Hal itu pihaknya lakukan agar daerahnya mampu bersaing dengan kabupaten/kota maju di Indonesia.

"Untuk hasil yang luar biasa, kita tidak bisa hanya dengan usaha biasa, tetapi harus dengan upaya luar biasa juga,” pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved