Breaking News:

Berita Surabaya

Selebriti yang Dilaporkan Komunitas Lora Madura Akui Sudah Klarifikasi Ini Tanggapan Pelapor

Ketua Komunitas Lora Madura, Jamaluddin mengatakan, pihaknya secara terbuka mempersilahkan pihak NM memberikan bantahan ataupun klarifikasi

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
Jamaluddin bersama anggota Komunitas Lora Madura (KOLOM) lainnya mendatangi Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolda Jatim 

Berkas pelaporan atau pengaduan yang berjumlah delapan item barang bukti tersebut telah diserahkan kepada pihak petugas Ditreskrimsus Polda Jatim.

Kemudian, hasil penyerahan berkas itu, memperoleh timbal balik berupa memo tanda terima, berisikan keterangan; surat dari KOLOM, bernomor 005, tanggal 25 Oktober 2021, perihal pengaduan pelecehan agama, dan petugas penerima bernama Sumini, berstempel basah bertuliskan Ditreskrimsus Polda Jatim.

Sementara itu, NM telah membuat klarifikasi atas viralnya video miliknya di sejumlah akun medsos yang terlanjur disalahartikan sebagai penistaan agama.

Klarifikasi tersebut ditulis dia dalam unggahan akun Instagram (IG) resmi miliknya bernama @nikitamirzanimawardi_172, pada Sabtu (23/10/2021) kemarin.

NM menuliskan klarifikasi tersebut disertai lima item video pendukung. Item video ke-5 yang disertakan NM dalam postingan tersebut merupakan video asli dan utuh yang digunakannya untuk membantah video viral yang cenderung menyudutkannya.

Narasi pada unggahan klarifikasi tersebut dibuat oleh NM menggunakan 372 kata, yang dibagi menjadi empat pembagian alinea.

Melalui narasi tersebut, NM berusaha menanggapi dengan menyertakan klarifikasi atas video viral yang terlanjur disalahartikan sebagai penistaan agama.

"Di Karna kan sdh heboh gosip nya ttg saya menista agama dll lah. Jadi perlu saya luruskan yah walapun ga penting2 bgt," tulis NW pada sebuah unggahan di akun IG-nya, pada Sabtu (23/10/2021).

NM menganggap, penggalan video yang viral itu sengaja dibuat-buat oleh oknum orang tak bertanggungjawab, yang menyudutkan pribadinya.

"Saya baca bbrp di akun2 gosip murahan. Di akun gank sampah dan Di akun2 para kadrun ini menggiri opini dgn video yang mereka potong sendiri. Mereka posting sendiri. Sehingga bnyk sekali netizen ikut2 an berkomentar seoalah2 lya aja saya ini menista, apalagi narasi dari (sebut nama media, red) yg menurut saya krng pantas utk Stasiun TV besar (itu kata org yah)," terangnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved