Arema FC
Bus Arema FC yang Dirusak Oknum Suporter selesai Diperbaiki, Presiden Klub Gilang: Sudah Cakep
Kondisi terbaru bus Arema FC yang dirusak oknum suporter. Presiden Arema FC beri foto terbarunya.
Penulis: Dya Ayu Wulansari | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Manajemen Arema FC melakukan sejumlah perbaikan pada beberapa bagian bus Arema FC yang dirusak oknum tidak bertanggung jawab.
Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana mengatakan, terjadi kerusakan pada beberapa bagian bus Arema FC akibat perusakan tersebut.
Beruntung, bus Arema FC yang dirusak tersebut dapat diperbaiki, sehingga kini tampak mulus kembali.
"Sudah cakep, otw Jogja lagi," tulis Gilang Widya Pramana dalam akun Instagramnya yang mengunggah penampakan bus Arema FC setelah diperbaiki, Jumat (29/10/2021).
Seperti diketahui sebelumnya, bus Arema FC mengalami pecah kaca dan kerusakan di beberapa bagian setelah diserang oknum tak bertanggung jawab.

Baca juga: Proses Kasus Pengerusakan Bus Arema FC Dihentikan, Pelaku Wajib Minta Maaf pada Tim dan Aremania
Saat itu, bus Arema FC dirusak ketika diparkir di depan hotel tempat tim Arema FC menginap.
Beberapa pelaku berhasil ditangkap, namun ada beberapa pelaku yang kabur.
Dalam pengerusakan ini, para pelaku menggunakan kunci Inggris, rantai dan batu.
Satu pelaku perusakan bus Arema FC, YS (15) berhasil diamankan.
Dari foto yang diunggah Gilang Widya Pramana kala itu, pelaku tampak tertunduk mengenakan kaus bertuliskan Bonek.
Pelaku juga membentangkan bendera tulisan Persebaya X Treme.
Baca juga: Klasemen Liga 1 2021 Pekan 9, Madura United Belum Beranjak dari Papan Tengah, BFC Nyaman di Puncak
Setelah berkomunikasi dengan manajemen Persebaya Surabaya, Arema FC membenarkan jika pelaku merupakan oknum suporter.
Terbaru, Manajemen Arema FC memutuskan untuk tak memperpanjang kasus ini.
Manajemen Arema FC menyerahkan pelaku untuk dibina polisi dan manajemen Persebaya Surabaya.
Proses penyerahan dilakukan di Polresta Yogyakarta pada Kamis (21/10/2021) malam.
Selain itu, Arema FC dan Persebaya Surabaya juga bersepakat untuk memajukan sepak bola Indonesia dengan cara yang positif, tanpa hal-hal yang dapat mencederai sepak bola Indonesia.