Breaking News:

Berita Tuban

PT Kelola Mina Laut Angkat Bicara soal Polemik Truk Kontainer Masuk Gang Sempit Pemukiman Warga

PT Kelola Mina Laut (KML) angkat bicara terkait truk kontainer perusahaan yang lalu lalang di kawasan gang sempit pemukiman warga Tuban.

TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO
Kuasa Hukum  PT Kelola Mina Laut (KML) angkat bicara terkait truk kontainer perusahaan yang lalu lalang di kawasan gang sempit, Minggu (31/10/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - PT Kelola Mina Laut (KML) angkat bicara terkait truk kontainer perusahaan yang lalu lalang di kawasan gang sempit Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban.

Perusahaan pengolahan ikan ini mengaku telah mengantongi izin analisis dampak lalu lintas atau andalalin.

Selain itu, perusahaan juga mengklaim telah mendapatkan izin pihak desa untuk menggunakan gang sempit tersebut melalui musyawarah desa (musdes).

"PT KML sudah memiliki izin andalalin," kata kuasa hukum perusahaan, Sutanto Wijaya kepada wartawan, Minggu (31/10/2021).

Sebelumnya, kasus ini terungkap setelah warga setempat menyatakan keberatan dengan lalu lalang truk kontainer di gang mereka.

Baca juga: Truk Kontainer Pabrik Ikan di Tuban Lewat Gang Sempit, Pagar hingga Genteng Rumah Warga Jadi Rusak

Warga mengaku pagar rumahnya sampai rusak karena aktivitas kendaraan berat tersebut.

Didampingi kuasa hukum lainnya, Heri Subagyo, Tanto menjelaskan, PT KML telah mengajukan izin andalalin pada 28 april 2021.

Lalu ijin andalalin telah diterbitkan oleh Balai Pengelolaan Trasportasi Darat Wilayah 11 Propinsi Jawa Timur pada 20 Oktober 2021.

Dengan terbitnya izin andalalin, perusahaan akan memasang rambu jalan atau lampu penerangan dan CCTV di sekitar lokasi lewatnya kontainer.

Hasil musyawarah desa (musdes) 2 minggu lalu, juga telah mengijinkan PT KML untuk menggunakan gang sempit yang merupakan jalan desa untuk keluar masuk kontainer.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved