Breaking News:

Berita Lumajang

Video Viral Tiga Orang Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Simak Kronologinya, Polisi Selidiki Motif

Saat itu, tiga orang menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat merekam kejadian tersebut.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Aqwamit Torik
Tangkapan layar video
Aksi pengeroyokan yang terjadi di Jalan Lintas Selatan, Lumajang, Minggu (7/11/2021). 

TRIBUNMADURA.COM.COM, LUMAJANG - Kasus pengeroyokan terjadi di Jalur Lintas Selatan (JLS), Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian. pada Minggu (7/11/2021).

Saat itu, tiga orang menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda.

Warga yang berada di sekitar lokasi sempat merekam kejadian tersebut.

Terlihat dalam video itu korban dikejar oleh sekelompok pemuda.

Lalu korban dipukuli. Video itu pun viral di media sosial.

Belakangan diketahui tiga korban pengeroyokan tersebut merupakan satu anggota keluarga. Mereka adalah warga asal Desa Pandan Arum, Kecamatan Tempeh.

Baca juga: Bibi Pilih Mati Dibanding Hidup Tanpa Vanessa, Punya Bayangan saat Jadi Duda: Gampang Dapatin Cewek

Kapolsek Pasirian Iptu Agus Sugiharto mengatakan, kronologi tawuran itu bermula ketika tiga orang korban melakukan perjalanan dari Desa Pandan Arum menuju Desa Bagu.

"Sesampainya di JLS tiba-tiba tiga korban ini dihadang sekelompok pemuda. Belum tahu penyebabnya apa korban langsung dipukuli," ujar Agus.

Akibat dipukul oleh para pelaku pengeroyokan, kata Agus, saat ini korban masih dalam keadaan sakit di sekujur badannya.

Ada seorang korban yang mengalami luka lebam di bagian pinggang.

"Kalau harta benda korban yang dibawa tidak ada yang hilang. Karena korban masih dalam keadaan sakit, kejadian tersebut dilaporkan oleh bapaknya ke Polsek Pasirian," jelas Agus.

Baca juga: Kode Redeem Genshin Impact, Klaim Primogems dan Mora, Simak juga Cara Klaimnya

Akibat peristiwa, polisi langsung melakukan penyelidikan.

Agus memastikan akan segera sudah mengantongi identitas para pelaku pengeroyokan.

"Secepatnya kami akan menangkap mereka untuk menyelidiki motif atau pemicu pengeroyokan itu," tegasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved