Breaking News:

Berita Jember

Demi Ponsel Mewah Idamannya, Seorang Pria di Jember Tipu Penjual Mengaku Anak Kiai

HSP bahkan mengaku sebagai anak kiai di Ponpes tersebut HSP memilih transaksi secara langsung di tempat itu.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Tersangka penipuan yang mengaku anak kiai di Jember. 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Seorang pemuda asal Desa Plerean Kecamatan Sumberjambe berinisial HSP (19) nekat mengaku sebagai anak seorang kiai untuk menipu. Akibat perbuatannya itu, HSP kini sudah ditangkap polisi dan mendekam di sel Polsek Sukowono, Jember.

Penipuan itu terjadi pada 4 November lalu. HSP bertransaksi dengan M Hoirul (21) warga Kecamatan Prajekan Kabupaten Bondowoso.

Hoirul menjual ponsel melalui aplikasi marketplace di Facebook. Dia menjual ponsel merek Oppo Reno 6 seharga Rp 5,3 juta. Melihat ponsel itu dipajang, HSP berniat membelinya.

HSP dan Hoirul akhirnya bersepakat melakukan transaksi. Transaksi disepakati terjadi di pinggir jalan raya Dusun Sumbergayam Desa Baletbaru Kecamatan Sukowono, tepatnya di depan Ponpes Nurul Qurnain.

HSP bahkan mengaku sebagai anak kiai di Ponpes tersebut. HSP memilih transaksi secara langsung di tempat itu.

Baca juga: 4 Kades di Jember Kompak Nyabu, Divonis 8 Bulan Penjara Oleh Majelis Hakim Ini Pertimbangannya

Hoirul membawa ponsel yang hendak dijualnya. "Pelaku ini mengaku anak kiai dari pengasuh Ponpes. Setelah barang ada, pelaku izin untuk membawa barang itu, katanya mau ditunjukkan kepada bapaknya, sehingga korban percaya," ujar Kapolsek Sukowono AKP Subagio, Selasa (9/11/2021).

Karena berdalih HSP anak kiai, Hoirul merelakan ponselnya dibawa untuk ditunjukkan kepada sang ayah. Setelah ponsel diserahkan, HSP bukan berjalan masuk ke arah pondok pesantren, dia malah mengendarai sebuah sepeda motor.

"Pelaku kabur mengendarai sepeda motor," lanjut Subagio.

Dari situlah, Hoirul sadar telah menjadi korban penipuan. Dia akhirnya melaporkan peristiwa itu ke Polsek Sukowono. Berbekal keterangan dari Hoirul, polisi melacak orang yang dicurigai sebagai penipu tersebut.

Hingga akhirnya pada Senin (8/11/2021), polisi berhasil membekuk HSP. Polisi menjerat HSP memakai Pasal 378 subsider Pasal 372 KUHP tentang Penipuan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved