Mahasiswa Demo PT Garam
Ini 3 Tuntutan Mahasiswa Terhadap PT Garam Sumenep, Minta jadi Partner Petani Garam
Tiga tuntutan itu diantaranya, pertama meminta tingkatkan kualitas garam dengan cara menjadi patner petani garam lokal di Sumenep
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Ada tiga tuntutan massa Mahasiswa yang tergabung dalam PC. PMII Kabupaten Sumenep di depan kantor PT. Garam (Persero) Kalianget di Jalan Raya Pelabuhan Kalianget - Sumenep pada hari Rabu (10/11/2021).
Tiga tuntutan itu diantaranya, pertama meminta tingkatkan kualitas garam dengan cara menjadi patner petani garam lokal di Sumenep, kedua sebagai BUMN berikan solusi soal harga yang mencekik para petani garam.
Tuntutan yang ketiga, yakni mengoptimalkan serapan garam hasil produksi petani garam lokal sebelum menyerap garam impor.
Baca juga: BREAKING NEWS - Aktivis PC PMII Sumenep Demo Kantor PT Garam (Persero) Kalianget Sumenep
Ketua Umum PC. PMII Sumenep, Qudsiyanto mengatakan bahwa sebagai BUMN yang dibiayai oleh Negara, maka pihaknya mempertanyakan kontribusi untuk Masyarakat Sumenep.
"Hari ini kita pertanyakan apa kontribuki PT. Garam Sumenep. Secara regulasi PT. Garam tidak punya kewajiban menyerap garam lokal. Namun, coba kita bayangkan, kalau PT Garam (Persero) Kalianget berdiri disini, dia memproduksi garam sendiri, meningkatkan kualitasnya sendiri tanpa memperhatikan nasip rakyat. Maka apa gunanya PT. Garam ada disini sahabat," teriak Qudsiyanto dari atas sound sistem massa.
Orasi secara bergantian terus disampaikan, kawat berduri jadi pembatas massa mahasiswa untuk mendekat ke depan kantor PT. Garam (Persero) Kalianget tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/aktivis-mahasiswa-pc-pmii-sumenep-demo-kantor-pt-garam-persero-kalianget-sumenep.jpg)