Breaking News:

Berita Bangkalan

Vaksinasi Pelajar di Bangkalan masih di Angka 71,76 Persen, Kepala Dindik Ungkap Kendalanya

Bambang Budi Mustika mengungkapkan, upaya memberikan pemahaman kepada siswa telah dilakukan melalui pihak sekolah namun hasilnya dirasa belum maksimal

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Bambang Budi Mustika usai menghadiri Pelantikan Pejabat Struktural di Pendapa Agung, Rabu (10/11/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan terus berupaya memberikan pemahaman kepada orang tua dan wali siswa terkait pentingnya herd immunity atau kekebalan kelompok melalui pemberian vaksinasi Covid-19 kepada siswa. Sosialisasi diperlukan karena hingga saat ini capaian vaksinasi untuk siswa SMP se Kabupaten Bangkalan masih di angka 71,76 persen atau 10.959 pelajar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Bambang Budi Mustika mengungkapkan, upaya memberikan pemahaman kepada siswa telah dilakukan melalui pihak sekolah namun hasilnya dirasa belum maksimal.

“Kendala utama banyak orang tua yang tidak menyetujui, namun akan tetap berupaya dengan mengumpulkan para orang tua bersama Tim Penanganan Covid-19 Kecamatan untuk memberikan sosialisasi. Kalau (sosialisasi) kepada siswa sudah mentok,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Bambang Budi Mustika.

Seperti diketahui, Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan secara serentak telah memberlakukan percobaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas mulai jenjang PAUD/Sederajat, SD/Sederajat, dan SMP/Sederajat pada Senin (6/9/2021).

Baca juga: Pilkades Serentak Tahap I di Kabupaten Bangkalan Tertib, Tahap II Masih Menunggu Rekom Kemendagri

Melalui Surat Edaran bernomor 421.3/24/29/433.101/2021 tertanggal 31 Agustus 2021 tentang PTM, Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan memaparkan mekanisme pelaksanaan PTM yang ditentukan oleh masing-masing satuan pendidikan.

Dijelaskan, pelaksanaan PTM untuk jenjang PAUD/Sederajat maksimal 33 persen dari jumlah siswa dan 50 persen untuk jenjang SD/Sederajat dengan mekanisme 2 hari PTM, 2 hari daring, 3 hari libur. Apabila hasil evaluasi perkembangan pandemi Covid-19 semakin membaik, maka akan dilanjutkan dengan 3 hari PTM, 3 hari daring dan 1 hari libur.

Disebutkan pula, 4 jam pelajaran masing-masing pelajaran selama 30 menit untuk jenjang PAUD dan SD kelas 1-3 yang dimulai pukul 07.00-09.00 WIB tanpa istirahat. Untuk kelas 4-6 dan SMP, 6 jam pelajaran masing-masing pelajaran selama 30 menit dimulai pukul 07.00 – 10.15 WIB dengan waktu istirahat selama 15 menit

“Untuk saat ini kami masih memberlakukan 50 persen untuk PTM, hanya saja bagi sekolah yang capaian vaksinasi di angka 70 persen dipersilahkan untuk menambah jam pelajaran, bukan menambah jumlah siswa dalam kelas,” jelas Bambang.

Selain itu, lanjutnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan mempersilahkan sekolah dengan capaian 70 persen vaksinasi bisa menambah durasi jam pelajaran atau jam pulang sekolah pada pukul 12.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Sebelumnya, sekolah diwajibkan mengakhiri jam pelajaran maksimal pada pukul 10.45 WIB.

“Vaksinasi untuk siswa SD, kami masih melakukan pendataan. Kalau sudah ada kepastian kami akan melakukan sosialisasi sebelum melaksanakan vaksinasi,” pungkas Bambang. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved