Breaking News:

Per-erat Tali Silahturahmi, Panjatkan Doa Untuk Negeri Cara Warga Pepelegi Tanggapi Bencana

setelah vakum selama 2 tahun lebih akibat pandemi, kini PKK RW 09 Desa Pepelegi, kembali mengadakan Pengajian Rutin di Masjid At-Taqwa Waru Sidoarjo

Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Kajian Islami dengan tema Taqwa dan Akhlaq Mulia Dalam Bertetangga, serta Panjatkan Doa Untuk Negeri. 

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Bencana Alam yang muncul akibat tingginya curah hujan akhir-akhir ini, menuai keprihatinan warga RW 09 Kelurahan Desa Pepelegi Waru Sidoarjo.

Mulai dari Banjir Bandang di Batu dan di Lamongan, kecelakaan yang menimpa publik figur, hingga puluhan orang yang hanyut di Sungai Bengawan Solo akibat jembatan tambang yang putus.

Untuk itu, setelah vakum selama 2 tahun lebih akibat pandemi, kini PKK RW 09 Desa Pepelegi, kembali mengadakan Pengajian Rutin di Masjid At-Taqwa Waru Sidoarjo, sekaligus memanjatkan doa untuk negeri, malam ini.

Mengusung tema Taqwa dan Akhlaq Mulia Dalam Bertetangga, serta Panjatkan Doa Untuk Negeri, Ustadz Mizan Sya'roni, M.PdI mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mengedepankan iman dan taqwa, serta toleransi untuk saling tolong menolong kepada tetangga dan siapapun yang membutuhkan atas musibah yang menimpa negeri ini, terlebih saat ini Jawa Timur sedang dirundung bencana alam.

Menurut ketua pelaksana Narno Purnomo, pengajian ini diselenggarakan dengan pertimbangan saat ini Pandemi Covid 19 sudah mulai landai, karena masyarakat di kawasan RW 09 Waru, 90% lebih sudah melaksanakan vaksin.

Baca juga: Aksi Balap Liar di Sidoarjo Kembali Muncul, Sejumlah Remaja Perempuan Ikut Diamankan Polisi

"Sebelumnya kami mengadakan pengajian melalui Zoom. Tapi saat ini Alhamdulillah sudah bisa dilaksanakan tatap muka, tentu dengan protokol kesehatan yakni memakai masker dan menjaga jarak, karena warga mayoritas sudah vaksin." ujarnya, Kamis (11/11/2021). 

Sementara itu, menurut sekertaris RW 09 Bachrul Ulum, adanya pengajian ini sangat diperlukan. karena selain untuk memupuk tali silahturahmi warga RW 09, pengajian ini juga sebagai 'oase' ilmu ditengah pandemi Covid 19.

"Saya pikir kegiatan pengajian seperti ini memang sangat diperlukan. terlebih saat ini kondisi alam sedang tidak baik-baik saja. sehingga dengan adanya pengajian ini kita bisa saling instrospeksi dan bersama-sama memanjatkan doa, agar pandemi lekas usai dan kita semua diberikan perlindungan Allah atas musibah dan bencana alam yang terjadi." ujarnya.

"saya pikir sikap toleransi dan empati terhadap tetangga sangat diperlukan, agar kita bisa hidup rukun dan berdampingan. sehingga adanya pengajian ini sangat penting, untuk memupuk tali persaudaraan antar warga RW 09," tambahnya.

Sikap toleransi dan empati kepada tetangga dan saudara yang terkena musibah, juga sangat diperlukan ditengah kondisi alam yang tidak bisa diprediksi seperti saat ini. Saling membantu saudara yang kesusahan, baik secara tenaga maupun materi.

Karena sekecil apapun bantuan yang kita berikan, akan sangat meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah.

"Semoga dengan kegiatan ini, kita selalu ingat kepada Allah, bahwa apa yang terjadi di Bumi ini, semua adalah atas kehendak Allah." pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved