Breaking News:

Berita Lamongan

Banjir di Lamongan Banyak Sekolah Liburkan Kegiatan Mengajar Pohon Ikut Bertumbangan

Di Desa Jotosanur, banjir menggenangi jalan raya Mantup-Lamongan. Di desa ini, sejumlah fasilitas umum seperti balai desa dan gedung sekolah

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/HANIF MANSURI
Banjir akibat hujan deras sampai masuk gedung sekolah di SDN Jotosanur 2 Kecamatan Tikung, Jumat (12/11/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Selain pohon tumbang, hujan deras yang melanda wilayah Lamongan juga mengakibatkan sejumlah desa di Lamongan terendam banjir

Tercatat sejumlah fasilitas umum dan sekolah terendam banjir, termasuk gedung sekolah dan balai desa.

Data yang dihimpun, banjir akibat curah hujan tinggi ini menggenangi setidaknya Desa Jotosanur  Kecamatan Tikung dan di Desa Dermolemahbang, Kecamatan Sarirejo. 

Di Desa Jotosanur, banjir menggenangi jalan raya Mantup-Lamongan. Di desa ini, sejumlah fasilitas umum seperti balai desa dan gedung sekolah, yaitu gedung SDN 2 Jotosanur juga terendam banjir.

Kepala Sekolah Dasar 2 Jotosanur,  Sudarsono mengatakan, banjir mulai tadi malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Banjir itu akibat hujan yang mengguyur dari sore hingga malam. 

Baca juga: Cuaca Ekstrem di Lamongan Sebabkan Hujan Deras dan Angin Kencang, Rumah Warga Miskin Roboh

"Deras sekali, sehingga sungai-sungai  di sekitar kampung  atau sekolah ini tidak mampun sekolah setinggi lutut, sedang di dalam ruang kelas dan ruang kepala sekolah sekitar 15 sentimeter.

Sekolah juga terpaksa diliburkan  sampai keadaan normal kembali. Dan aktivitas belajar mengajar tidak terganggu.

"Sementara anak-anak saya liburkan, sampai keadaan menjadi baik, sehingga aktivitas anak tidak terganggu," kata Sudarsono.
Sejauh ini air masih bertahan dan sebanyak 10 ruangan semuanya terendam. Dan ia berharap banjir tidam terulang lagi.
Sementara itu, warga Tikung, Sasmita mengatakan, dari ia lahir hingga usia sekarang kepala lima, baru kali ini Jotosanur banjir.

 "Baru kali ini terjadi (banjir) akibat curah hujan yang begitu tinggi," kata Sasmita, salah seorang warga pembangunan masjid Kecamatan Tikung.

Sasmita menambahkan, banjir di Desa Jotosanur juga menggenangi pemukiman warga. Sejumlah rumah warga terendam akibat banjir ini. Warga juga menutup sejumlah akses jalan masuk gang karena banjir yang masih menggenang sejak semalam. "Air sampai masuk rumah ," katanya. 

Banjir akibat curah hujan tinggi di Lamongan ini juga merendam areal persawahan di Desa Tambakboyo dan Desa Jatirejo di Kecamatan Tikung. Selain itu, Desa Dermolemahbang di Kecamatan Sarirejo, Sendangrejo Kecamatan Modo  juga mengalami hal yang sama.

Diketahui, terdata sebanyak 80 hektare lahan sawah terendam banjir tersebar di Desa Jatirejo, Jotosanur, Sidomukti, Tambakrigadung, dan Tlogoanyar

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved