Breaking News:

Berita Sidoarjo

Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem Diprediksi sampai Akhir Tahun 2021, Warga Diminta Waspada

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, badai La Nina akan terjadi pada Desember atau akhir tahun 2021.

Penulis: M Taufik | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/FEBRIANTO RAMADANI
Hujan deras mengguyur beberapa daerah di Jawa Timur, khususnya di Kota Surabaya, Senin (13/9/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Puluhan rumah di Kabupaten Sidoarjo rusak akibat diterjang angin puting beliung beberapa hari yang lalu.

Total ada sekitar 59 rumah yang diterjang angin puting beliung di Sidoarjo.

Terbaru, belasan rumah warga Desa Kedungkendo, Kecamatan Candi. atapnya rusak tersapu angin.

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor mengimbau, warga Kabupaten Sidoarjo waspada.

Ia menuturkan, cuaca ekstrem diperkirakan masih terjadi sampai akhir tahun 2021.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, badai La Nina akan terjadi pada Desember atau akhir tahun 2021.

Baca juga: Dua Orang Tertimpa Pohon Tumbang di Bojonegoro, 1 Korban Meninggal di Tempat, 1 Lainnya Kritis

"Tidak keluar rumah dan menghindari berteduh di bawah pohon bila kondisi hujan disertai angin kencang," kata Gus Muhdlor saat mengunjungi rumah warga di Desa Kedungkendo, Kamis (11/11/2021).

"Prakiraan cuaca yang dikelurkan BMKG juga bisa dijadikan rujukan untuk antisipasi," kata dia.

Data awal ada 11 rumah warga desa Kedungkendo yang rusak dan 5 bangunan non rumah, termasuk 1 Gedung SDN Kedungkendo, 1 Sekolah PAUD dan 1 Masjid.

Semua sudah dalam proses penanganan Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo.

Gus Muhdlor sudah menginstruksikan ke BPBD untuk segera memperbaiki rumah warga yang rusak termasuk kubah Masjid yang ikut terkena angin juga diminta segera diperbaiki.

Baca juga: Pacitan Diterjang Banjir dan Longsor, Ada 3 Desa Terdampak, BPBD Kirim Logistik untuk Korban

Selain mendapat bantuan bahan material perbaikan, warga juga mendapat bantuan dua paket sembako dari Dinas Sosial dan Baznas Sidoarjo.

"Sudah kita cek dan secepatnya akan dilakukan perbaikan. Mohon warga saling mengingatkan tetap waspada dan hati-hati karena memang kondisi cuacanya ekstrim," terangnya.

Gus Muhdlor mengaku, sudah menyiagakan satgas penanggulangan bencana yang bergerak mengantisipasi kejadian lanjutan. Termasuk antisipasi banjir.

"Satgas penanggulangan bencana sudah kita siagakan, siap siaga 24 jam membantu warga. Dinas PU BM Sumber Daya Air sampai hari ini masih terus melakukan pengerukan kali," sebutnya.(ufi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved