Breaking News:

Berita Bangkalan

Pemerintahan Desa Alang-alang Bangkalan Resmikan Koperasi Produsen Pertanian, ini Harapannya

Kades Alang-alang, Fahrur Rozi dalam sambutannya bertekad ingin menjadikan para petani di desanya dan di Kabupaten Bangkalan bisa lebih sejahtera

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Usai meresmikan, Wakil Bupati Bangkalan, Drs Mohni, MM berkeliling bersama Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Amanah, KH Ahmad Jazuli Nur, dan Kepala Desa Alang-alang, Fahrur Rozi melihat kondisi Toko Pertanian Koperasi Produsen Tragah Maju Jaya di Desa Alang-alang Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Senin (15/11/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Setelah sukses meningkatkan produktivitas jagung, kini Desa Alang-alang, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para petani melalui kelembagaan. Toko Pertanian Koperasi Produsen Tragah Maju Jaya pun diresmikan, Senin (15/11/2021).

Tidak tangung-tanggung, selain Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan, Drs Mohni, MM, unit usaha pertanian itu juga diresmikan Asisten Direktur Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, Harso Hutomo, Project Manager Agrosolution PT Pupuk Kaltim, Andrian RD Putera, Ketua Klaster Jagung Madura, Dr Achmad Amzeri, SP, MP, dan Kepala Desa (Kades) Tragah sekaligus Kepala Koperasi Produsen Tragah Maju Jaya, Fahrur Rozi.

Dalam kesempatan tersebut, juga menghadirkan sejumlah kelompok tani desa setempat dan desa tetangga hingga salah seorang tokoh agama sekaligus Pengasuh Pondok Pesantran Nurul Amanah, KH Ahmad Jazuli Nur.

Usai memimpin doa sebagai penutup acara, Kyai Jazuli Nur kemudian melontarkan pernyataan bernada kritikan atas kondisi sektor hilir pertanian yang tidak berpihak kepada para petani garam, tembakau, dan berharap tidak terjadi kepada para petani jagung.

Baca juga: Operasi Zebra Semeru di Polres Sampang, Wakapolres Pesankan Ini Kepada Jajarannya

“Kami mohon dikawal mafia-mafia yang mempermainkan harga agar tidak berada di jagung, sehingga tidak senasib dengan para petani garam dan para petani tembakau. Harganya anjlok ketika masa panen tiba,” tegasnya melalui pengera suara.

Mendengar pernyataan Kyai Jazuli Nur, para undangan yang sudah dalam posisi berdiri untuk beranjak pergi tampak terpaku.

Sebelumnya, Kades Alang-alang, Fahrur Rozi dalam sambutannya bertekad ingin menjadikan para petani di desanya dan di Kabupaten Bangkalan bisa lebih sejahtera dengan peran sebagai para pengusaha pertanian.

“Kadesnya menggebu-gebu agar petani kaya, tapi harga tembakau dan harga garam malah anjlok. Semoga tidak terjadi kepada para petani jagung,” pungkas kyai berusia 69 tahun alumnus Al-Azhar, Mesir itu.

Desa Alang-alang menjadi satu-satunya desa di Kabupaten Bangkalan sebagai desa binaan BI Jawa Timur, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), dan Pemkab Bangkalan. Ketiga stakeholder itu bersepakat dalam Memorandum of Understading (MoU) pada 2019.  

Koperasi Produsen Tragah Maju Jaya diwujudkan sebagai implementasi dari kesepakatan tersebut, Selain sebagai fasilitas dan wadah bagi para petani, koperasi itu juga menyediakan sarana produksi pertanian (saprodi), memberikan pendampingan, edukasi secara langsung, hingga mengurusi sektor hilir seperti off taker atau pembelian hasil pertanian.    

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved