Breaking News:

Berita Ponorogo

Ada Batu Nisan di Tengah Jalan di Ponorogo, ini Alasan Warga Pakai Kijing Hingga Jadi Peringatan

Jalan poros desa di Dusun Gunungan, Desa Ringinputih, Kecamatan Sampung, Ponorogo ambrol terbawa arus sungai setempat.

TribunMadura.com/Sofyan Arif Candra Sakti
Batu nisan digunakan sebagai tanda Jalan Poros Desa di Dusun Gunungan, Desa Ringinputih, Kecamatan Sampung, Ponorogo Ambrol Terbawa Arus Sungai Setempat. 

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Terdapat batu nisan yang berupa kijing terletak di tengah jalan di Ponorogo.

Warga yang meletakkan batu nisan tersebut.

Ternyata, ada alasan mengapa batu nisan itu diletakkan di tengah jalan.

Jalan poros desa di Dusun Gunungan, Desa Ringinputih, Kecamatan Sampung, Ponorogo ambrol terbawa arus sungai setempat.

Baca juga: Pengakuan Advokat yang Hamburkan Uang Rp40 Juta tidak akan Tarik Uangnya Kembali

Kepala Desa Ringinputih, Supriadi mengatakan badan jalan tersebut ambrol setelah dua kali diterjang banjir.

"Yang banjir pertama sekitar minggu lalu ambrolnya sedikit, lalu ada banjir kedua ambrolnya jadi lebar," kata Supriadi, Selasa (16/11/2021).

Karena membahayakan pengguna jalan, akhirnya warga sekitar inisiatif untuk meletakkan batu nisan atau biasa disebut kijing sebagai rambu.

Kijing tersebut didapatkan dari kuburan yang berada tak jauh dari lokasi longsoran tersebut.

"Kuburannya itu kan penuh saat puncaknya Covid kemarin. Lalu kijing-kijing itu dicabuti semua agar agak longgar," ucap Supriyadi.

"Warga berpikir kalau pakek bambu kelamaan akhirnya itu (Kijing) dipajang disitu. Tidak ada tendensi apa-apa," lanjutnya

Baca juga: Warga Waswas Tanah di Rumahnya Bergerak, ada yang Sampai Ambles, Diduga Hal ini Penyebabnya

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved