Breaking News:

Berita Ponorogo

Diterjang Derasnya Arus Sungai Jalan di Ponorogo Ambrol Dipasang 3 Nisan Kuburan Sebagai Penanda

Agar tidak membahayakan jalan, warga sekitar menaruh 3 nisan kuburan atau biasa disebut kijing di sepanjang longsoran tersebut.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Jalan Ambrol di Desa Ringinputih Kecamatan Sampung Ponorogo dipasang batu nisan. 

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Jalan poros di Dusun Gunungan, Desa Ringinputih, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo ambrol ke sungai setelah diterjang arus deras sungai dalam beberapa pekan terakhir.

Agar tidak membahayakan jalan, warga sekitar menaruh 3 nisan kuburan atau biasa disebut kijing di sepanjang longsoran tersebut.

Selain itu, nisan tersebut juga diberi kain serta plastik merah agar semakin terlihat oleh pengguna jalan.

Warga sekitar, Sadimun (70) menyebut, beberapa pekan terakhir Kecamatan Sampung dan sekitarnya memang diguyur hujan yang deras.

Sehingga badan jalan tersebut tergerus sedikit demi sedikit.

Baca juga: Mobil BMW X5 Terperosok ke Jurang 15 meter di Ponorogo Simak Kronologinya

Sadimun mengatakan sebenarnya di sungai tersebut ada talut atau plengsengan namun talut tersebut juga ambrol pada tahun 2020 lalu, akibat terjangan air sungai yang deras.

"Karena kemarin jalannya ambrol, akhirnya warga kerja bakti memasang kijing dari kuburan," kata Sadimun.

Nisan tersebut didapatkan warga dari kuburan desa yang tak jauh dari lokasi longsoran.

"Kijing itu nganggur tidak ada yang punya," lanjutnya.

Akibat longsor tersebut jalan penghubung Kecamatan Sampung dan Kecamatan Badegan itu semakin menyempit.

Apalagi ada materil pasir yang sudah diletakkan di jalan tersebut hingga jalan tersisa dua meter saja

Pengguna jalan harus lewat bergantian terutama jika yang lewat adalah kendaraan roda empat atau lebih.

Sadimun mengatakan, selain ambrol, jalan dikawasan ini juga rusak berat sepanjang 1 kilometer.

"Sudah sejak 3 tahun lalu rusak, belum diperbaiki," terangnya.

Ia berharap, pemerintah setempat segera memperbaiki jalan poros desa tersebut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved