Rahasia Rumah Wanita Tak Mau Dikunjungi Orang, Ada Hal Menjijikan Tersimpan, Kebiasaan Buruk Terkuak
Wanita ini mengeluh tak punya teman dan keluarga karena tidak mengizinkan orang lain memasuki rumahnya.
Penulis: Ayu Mufidah | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA.COM - Seorang wanita enggan membiarkan orang lain, termasuk keluarganya datang ke rumahnya.
Ia tidak mau ada seorang pun memasuki rumahnya.
Alasan si wanita tak mau orang datang ke rumahnya akhirnya terkuak.
Ternyata, wanita ini menyembunyikan sesuatu hal menjijikan di rumahnya itu.
Wanita bernama Courtney Simcox ini tinggal di sebuah rumah yang disediakan perusahaan perumahan sosial.
Sehari-harinya, wanita ini bekerja sebagai pembantu.
Awalnya, ia merasa bahagia karena telah memiliki rumah sendiri.
Namun belakangan ini, ia merasa tidak lagi nyaman berada di rumahnya.
Baca juga: Gadis 16 Tahun ini Berwajah Lebih Tua dari Ibunya, Sudah Berbeda Sejak Lahir, Tahan Malu Tiap Keluar
Wanita berusia 20 tahun ini tak bisa berbuat apa-apa selain tinggal di sana.
Ia menggunakan rasa tak nyamannya itu sebagai alasan tidak mau menerima tamu, termasuk keluarganya.
Ternyata, alasannya enggan membawa orang lain masuk ke rumahnya karena merasa malu.
Ia terlalu malu ketika orang lain masuk dan melihat isi rumahnya yang dipenuhi kotoran hitam.
Kotoran-kotoran hitam yang berasal dari jamur itu dalam waktu cepat memenuhi rumahnya.
Kini, jamur itu telah menutupi dinding, langit-langit, dan lantai rumah.

Karena itu, ia terpaksa tinggal di rumah tamu.
Ia menyadari jika kondisi itu membuatnya semakin terpuruk.
Bahkan, wanita itu mengalami depresi karena rumahnya sendiri.
Kepada Birmingham Live, ia mengatakan bahwa jamur pertama kali muncul sekitar sebulan setelah dia pindah.
Mulanya, jamur itu dapat dibersihkan dengan beberapa semprotan jamur dan lumut.
Namun, jamur muncul kembali pada bulan Oktober dan bahkan lebih buruk.
"Ada banyak cetakan membekas. Ini seperti cetakan hitam besar," ungkap dia seperti dilansir TribunMadura.com dari Mirror UK pada Selasa (16/11/2021).
"Itu ada di kamar tidur saya, dinding kamar saya, seluruh jendela, di langit-langit dan lantai," sambung dia.
Baca juga: Balasan Tak Terduga Wanita Tolong Pria Asing saat Kritis, Terima Paket Misterius, Haru Tahu Isinya
Kondisi semakin parah kala Courtney Simcox menemukan jamur memasuki laci mejanya.
"Itu masuk ke laci saya jadi saya harus membuangnya. Jamurnya ada di dapur saya dan di atas jendela saya," tutur dia.
Akibat wabah jamur di rumahnya, Courtney Simcox mengaku mengalami depresi.
Ia juga tidak lagi memiliki teman karena terlalu merasa malu dengan rumahnya.
"Saya menderita depresi berat. Saya tidak memiliki teman dan keluarga, karena saya malu," ucap dia.
"Ini memalukan dan membuat depresi saya semakin parah." tambahnya.
Wanita itu bisa saja meninggalkan rumahnya.
Namun, ia tak bisa melakukannya, mengingat biaya pindah rumah yang tidak murah.
"Itu membuat hidup saya sengsara, saya terjebak," katanya.
"Karena saya mendapat bantuadan saya tidak mendapatkan banyak," sambungnya.
"Saya tidak ingin berada di sana lagi. Tapi mereka (penyedia perumahan) tidak membantu saya," lanjut dia.
Pihak yang berwenang mengungkapkan penyebab wabah jamur di rumah wanita itu.
Ternyata, jamur itu muncul karena biasaan buruk penghuninya.
Baca juga: Kakek 92 Tahun ini sedang Cari Istri Muda, Siap Lahir Batin Bahagiakan Pasangannya ke-108, Tertarik?
Selama ini, Courtney Simcox tidak membuka jendelanya.
Courtney Simcox enggan membuka jendela karena ada tempat sampah di luar rumahnya.
Menurut wanita itu, jika ia membuka jendela, bau busuk dari sampah akan masuk ke rumahnya.
"Petugas perumahan saya mengatakan itu karena jendelanya tidak terbuka," kata Courtney Simcox.
"Tapi saya tidak bisa membuka jendela karena ada tempat sampah tepat di luar jendela kamar saya," tutur dia.
Menanggapi cerita tersebut, juru bicara penyedia perumahan mengatakan akan menyelidiki kasus tersebut.
"Kami menganggap serius kesehatan dan kesejahteraan semua penghuni kami dan semua properti kami, sebelum diizinkan, diperiksa oleh organisasi dan pihak ketiga," tutur dia.
"Kami akan menyelidiki semua masalah yang muncul dan bekerja dengan warga untuk menyelesaikan masalah apa pun yang timbul sesegera mungkin." pungkasnya.
Baca juga: Kisah Tragis Satu Keluarga Meninggal Bergiliran, Tragedi Pertama Renggut 2 Nyawa, Ibunya Menyusul