Breaking News:

Berita Sumenep

Layangkan Surat ke Dispertahortbun dan BNI KCP Sumenep, Kejari Sumenep Pelototi Data Pupuk Subsidi

Surat ini dilayangkan terkait permintaan data dari Dispertahortbun dan BNI KCP Sumenep

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kajari Sumenep, Adi Tyogunawan saat memberikan penjelasan di hadapan siswa 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kejari Sumenep malayangkan surat kepada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) dan BNI KCP Sumenep

Surat ini dilayangkan terkait permintaan data dari Dispertahortbun dan BNI KCP Sumenep yang ditandatangani Kajari Sumenep, Adi Tyogunawan tertanggal 17 November 2021 bernomor B-447/M 5.35/Dek.3/11/2021.

Isi dalam surat resmi itu, didapat informasi dari Masyarakat bahwa disampaikan informasi permasalahan Pupuk bersubsidi di Kabupaten Sumenep.

"Kami mohon kiranya saudara (Dispertahortbun dan BNI KCP Sumenep) berkenan memberikan data dan informasi terkait informasi tersebut," tulisnya.

Saat dikonfirmasi, Adi Tyogunawan membenarkan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat secara tertulis terhadap Dispertahortbun dan BNI KCP Sumenep.

"Iya benar, kami menindak lanjuti dari hasil informasi pada waktu pertemuan dengan LSM dan Forkopimda yang dipimpin Wakil Bupati Sumenep pada tanggal 10 November 2021, itu bertempat di Aula Wiraraja Sumenep saat itu," kata Adi Tyogunawan pada TribunMadura.com.

Baca juga: Kejari Sumenep Musnahkan Barang Bukti 271,11 Gram Sabu dari Berbagai Kasus Selama Tahun 2020

Tindak lanjut ini katanya, sangat penting dilakukan untuk memastikan apakah benar hal itu terjadi.

"Karena ini hak petani dan kewajiban negara untuk memberikannya, dari itu kami berharap jika masyarakat memiliki data dan informasi yang bisa dijadikan bukti agar terang permasalahan ini agar menyampaikan supaya hak masyarakat terpenuhi," pintanya.

Data yang dihimpun, Dispertahortbun Kabupaten Sumenep diminta untuk bertanggungjawab soal banyaknya dugaan penyimpangan pendistribusian pupuk bersubsidi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved