Breaking News:

Berita Madiun

Sakral, Sekda Kota Madiun Dilantik di Depan replika Ka'bah Berlangsung saat Dini Hari

Pelantikan tersebut dilaksanakan di depan replika Kabah yang berada di area Pahlawan Street Center, Kota Madiun pada Jumat Dini Hari

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Wali Kota Madiun Maidi Melantik Soeko Dwi Handiarto sebagai Sekretaris Daerah Kota Madiun. 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Wali Kota Madiun, Maidi melantik Soeko Dwi Handiarto sebagai Sekretaris Daerah Kota Madiun yang baru.

Pelantikan tersebut dilaksanakan di depan replika Kabah yang berada di area Pahlawan Street Center, Kota Madiun, Jumat (19/11/2021) dini hari.

Sebelumnya Soeko Dwi Handiarto menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Madiun.

Dalam sambutannya, Maidi mengatakan pelantikan Soeko Dwi Handiarto di depan duplikat kabah punya makna tersendiri.

Maidi menyebut Ka'bah merupakan kiblat salat seluruh umat muslim.

"Semua kegiatan kita tepat waktu seperti salat lima waktu, tidak ada salat yang waktunya diundur karena itu kewajiban sebagai seorang muslim," kata Maidi.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid Tinggi, Kota Madiun Belum Beranjak dari PPKM Level 2, Ini Tanggapan Maidi 

Untuk itu, Maidi berharap dengan dilantiknya Sekda Kota Madiun ini bisa menyempurnakan roda pemerintahan Kota Madiun yang selama ini selalu menjaga pembangunan tepat waktu.

"Proses seleksi Sekda ini dilakukan selama 3 bulan, cukup lama, banyak pertimbangan karena semua (kandidat) punya kualitas dan kredibilitas yang sama, serta dapat melaksanakan tugas dengan baik," lanjut Maidi.

Namun begitu, Maidi mengatakan Pemkot Madiun hanya punya wewenang untuk mengangkat satu Sekda Kota Madiun.

Maidi yang juga mantan Sekda Kota Madiun ini menyebut jabatan sekda punya peranan penting dalam pemerintahan.

Yaitu membantu kepala daerah untuk menyusun kebijakan serta membina hubungan kerja dengan organisasi pemerintah daerah, lembga teknis dan unit pelaksanaan lainnya.

Yang tak kalah penting, Soeko juga harus mampu mengawal tercapainya visi misi kepala daerah.

"Kita punya kewajiban cukup berat yaitu tantangan menurunkan angka kemiskan dan pengangguran, serta menghapus kebodohan," lanjut Maidi.

Untuk itu Maidi berharap Soeko tidak hanya semata-mata menjalankan tugas rutinnya sebagai Sekda Kota Madiun.

Tapi juga bisa membaca situasi dan mementukan langkah teknis serta strategis dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved