Breaking News:

Berita Pamekasan

Strategi Bangkitkan Ekonomi di Masa Pandemi, Bupati Pamekasan Ajak Warga Belanja ke Tetangga

Karena dengan membeli produk tersebut mempunyai dampak besar terhadap perekonomian warga

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat memamerkan produk UMKM lokal. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengajak masyarakat setempat untuk mencintai produk lokal dengan cara membeli atau berbelanja dalam setiap kebutuhannya di toko atau warung tetangga.

Menurutnya, cinta terhadap produk lokal Pamekasan baik produk dari program wirausaha baru (WUB) atau usaha mikro kecil menengah (UMKM) secara umum menjadi keniscayaan. 

Karena dengan membeli produk tersebut mempunyai dampak besar terhadap perekonomian warga.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini tidak hanya mengajak masyarakat untuk mencintai produk lokal, melainkan telah menginstruksikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah untuk berbelanja produk UMKM dalam setiap kegiatan rapat, atau kegiatan lain yang masih bisa memanfaatkan produk UMKM

"ASN itu juga harus belanja di UMKM, minimal di warung tetangga kita, misalnya belanja penyedap rasa, ya beli penyedap rasa yang diproduksi tetangga kita," kata Baddrut Tamam kepada TribunMadura.com, Jum'at (19/11/2021).

Baca juga: Gencarkan Vaksinasi Door to Door, Kapolres dan Bupati Pamekasan Tinjau Langsung

Dia menyampaikan, kebangkitan ekonomi masyarakat dan Pamekasan harus didukung oleh semua lapisan masyarakat. 

Salah satu caranya adalah berbelanja di warung tetangga tersebut.

"Karena kalau kita belanja produk luar terus, berat ekonomi kita akan reborn, berat. Dengan membeli produk tetangga itu bismillahnya sambil membantu tetangga kita untuk merasakan perputaran uang yang lewat di kita semua," sarannya.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini menyarankan, belanja di warung tetangga harus terus digalakkan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat merata dari bawah. 

Apalagi, lanjut dia, ekonomi masyarakat sangat terjepit dengan adanya pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) beberapa waktu lalu.

"Jangan hanya mikir diri sendiri, tetapi juga mikir orang lain agar ekonominya sama-sama tumbuh," pintanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved