Berita Sampang
Wanita Oknum PNS Diduga Selingkuh Hingga Telantarkan Anaknya, Berujung Dipolisikan, Chat WA Buktinya
Kasus dugaan perselingkuhan di Sampang, oknum PNS dilaporkan suaminya sendiri. Chat WhatsApp jadi bukti
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama
TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Kasus dugaan perselingkuhan terjadi di Sampang.
Kali ini oknum PNS yang dilaporkan suaminya akibat perselingkuhan tersebut ke Polres Sampang.
Muhammad Rusandi Sidik (39) sudah tak tahan dengan perlakuan istrinya berinisial RNS (36) hingga melaporkannya ke Polres Sampang.
Pasalnya, istrinya yang keseharinya berdinas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Bidan di Puskesmas Karang Penang, Sampang itu diduga berselingkuh dengan pria lain.
Akibat terhanyut dalam rasa kasmaran sampai rela menelantarkan anak semata wayangnya yang masih bocah.
Muhammad Rusandi Sidik mengatakan, bahwa tekad untuk melaporkan istrinya ke pihak kepolisian sudah bulat atas dugaan perselingkuhan.
Mengingat dirinya sudah tidak tahan lagi atas perbuatan istrinya yang sudah kelewat batas, bahkan menelantarkan anak.
Baca juga: Kasus Rudapaksa di Sampang, Pelaku Masih DPO Terlacak di Luar Pulau, Polisi Beri Keterangan
"Sebenarnya istri saya menghubungi agar tidak melapor, tapi hingga saat ini ia tidak pulang untuk menengok anaknya, malah lebih memilih pria lain," ujarnya kepada TribunMadura.com, Jumat (19/11/2021).
Dalam laporan yang dilakukan pada (18/11/2021) kemarin, pihaknya melampirkan sejumlah bukti, seperti chatting WhatsApp beserta video sebagai pendukung atas kebenaran yang sudah dilakukan oleh istrinya.
"Kalau dugaan perselingkuhan itu terbukti, saya berharap polisi segera menangkapnya," harapnya.
Sementara, saat melakukan laporan, Muhammad Rusandi Sidik didampingi oleh Ketua Jatim Corruption Watch (JCW) Sampang, H. Tohir.
H. Tohir berharap kepada penegak hukum agar dugaan perselingkuhan ini segera diusut tuntas.
"Kami juga akan melampirkan kasus ini ke Dinas terkait, biar ada efek jera karena dari pengaduan yang diterima, bidan ini berstatus ASN," tuturnya.
Terpisah, Kasatreskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto, melalui Kanit IV Tipiter Aipda Soni Eko Wicaksono membenarkan, atas laporan dugaan persinahan atau perselingkuhan oknum bidan.
Mengetahui hal itu, pihaknya akan segera menindak lanjuti, dengan segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan saksi.
"Termasuk mengumpulkan bukti dan selanjutnya gelar perkara, apakah peristiwa itu ada pidananya atau tidak," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/ilustrasi-perselingkuhan-di-sebelah-mobil.jpg)