Breaking News:

Berita Surabaya

Jelang Akhir Tahun, Tren Jumlah Penumpang di Bandara Juanda Rata-Rata Per Hari Meningkat Signifikan

Terjadi kenaikan jumlah penumpang di Bandara Juanda Surabaya menjelang akhir tahun 2021.

TRIBUNMADURA.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Calon penumpang saat melewati pemeriksaan barang bawaan melalui mesin x-ray di T1 Bandara Juanda, Kamis (24/6/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Bandara Juanda mulai ramai penumpang menjelang akhir tahun 2021.

General Manager Bandara Juanda, Sisyani Jaffar menyebut, kenaikan penumpang rata-rata per hari mencapai 18 persen.

“Jika dibandingkan dengan kinerja trafik pada pertengahan Oktober, pada November ini, ada pertumbuhan rata-rata jumlah penumpang per hari sebesar 18 persen," jelas Sisyani Jaffar, Sabtu (20/11/21)

Adapun untuk secara keseluruhan, kata dia, jumlah trafik penumpang Januari hingga Oktober 2021 sebanyak 4.504.190 orang.

Rinciannya, sebanyak 4.426.047 penumpang penerbangan domestik dan 78.143 penumpang penerbangan internasional.

Untuk jumlah pergerakan pesawat mencapai 44.640 pesawat dengan komposisi 42.697 pesawat penerbangan domestik dan 1.943 pesawat penerbangan internasional.

Baca juga: Inilah Harga Tes Antigen di Stasiun Kereta Api, Berlaku 1x24 Jam Sebelum Keberangkatan Penumpang

Sedangkan pelayanan kargo mencapai 57.217.018 kg dengan komposisi 44.973.962 kg untuk penerbangan domestik dan 12.243.056 kg untuk penerbangan internasional.

Dirinya menambahkan, bahwa sejak awal November jumlah penumpang harian tertinggi telah mencapai 24 ribu penumpang dari bulan sebelumnya yang hanya mencapai 21 ribu per hari.

Sementara untuk jumlah pesawat harian tertinggi mencapai 200 pesawat datang dan pergi sedangkan pada bulan sebelumnya hanya mencapai 173 pesawat per hari.

Sisyani juga menjelaskan, tren peningkatan jumlah penumpang harian ini mulai tampak sejak diberlakukannya penggunaan swab antigen sebagai salah satu syarat terbang.

“Sejak awal November pemerintah memberlakukan swab antigen selain RT PCR, hal tersebut berdampak positif pada dunia industri penerbangan," kata dia.

"Selain itu, terjangkaunya harga PCR dan swab antigen membuat meningkatnya animo pelaku perjalanan menggunakan transportasi udara. Kami berharap dan optimis jumlah penumpang terus meningkat hingga akhir tahun 2021,“ jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved