Breaking News:

Berita Sumenep

Beredar Surat Rekomendasi DPRD Sumenep Masukkan Bacakades 2021 yang Sudah Gugur, ini Responnya

Surat rekomendasi itu dibuat pada tanggal 18 November 2021, ditanda tangani langsung oleh Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
Istimewa/TribunMadura.com
Surat Rekomendasi DPRD Sumenep tentang Pilkades serentak di Sumenep, minta nama Bupati Sumenep masukkan nama Suparman sebagai Cakades Desa Poteran yang berhak dipilih pada Pilkades 2021. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Sebuah surat rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura  beredar di aplikasi pesan WhatsApp.

Surat itu merekomendasikan untuk yang terhormat Bupati Sumenep agar Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) masuk sebagai Calon Kepala Desa (Cakades) yang berhak dipilih pada Pilkades Sumenep 2021.

Rekomendasi itu tertulis untuk saudara Suparman, salah satu Bacakades yang gugur sebagai Bacakades Poteran, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep dengan alasan pernah di penjara.

Surat rekomendasi itu dibuat pada tanggal 18 November 2021, ditanda tangani langsung oleh Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir.

Surat rekomendasi itu ditujukan kepada Bupati Sumenep, sesuai nomor 188/Rek.  /435.050/2021

Isi dalam surat rekomendasi tersebut pada pokoknya, agar nama Suparman sebagai Bacakades Poteran, Kecamatan Talango Sumenep masuk dan berhak dipilih pada Pilkades serentak di Sumenep 2021.

Menerangkan bahwa pada tanggal 18 November 2021 komisi 1 DPRD Sumenep telah melakukan rapat internal soal Pilkades Tahun 2021. Dan memperhatikan surat tersebut sesuai nomor 31/KOM-1/XI/2021.

Dikonfirmasi Ketua DPRD Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir soal beredarnya surat rekomendasi itu mengaku tidak tahu dari hasil rapat tersebut.

"Saya tidak tahu rapatnya itu, jadi konfirmasinya ke komisi satu," kata politisi DPC PKB Sumenep ini.

Sebelumnya, atas nama Suparman dinyatakan gugur dalam Bacakades Poteran, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep berdasarkan surat 141/671/435.118.5/2021 tertanggal 8 Juni 2021 yang ditandatangani oleh H. Ahmad Msuni sebagai Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra, selaku ketua 1 panitia pemilihan kabupaten.

Alasan kuat atas gugurnya Suparman dalam surat itu, karena pernah dijatuhi penjara dengan ancaman penjara lebih dari 5 tahun. Selain itu juga Suparman belum lebih dari 5 tahun dari selesainya menjalani hukuman hingga mendaftar sebagai Bacakades Poteran.

Sehingga secara resmi atas nama Suparman dinyatakan tidak memenuhi persyarata n administrasi untuk ditetapkan sebagai Cakades.

Untuk diketahui, setelah sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Sumenep ditetapkan pada Kamis Kliwon 25 November 2021.

Kepastian itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Sumenep Nomor 188/437/KEP/435.013/2021 tentang Hari 'H' Pemungutan Suara Pilkades Serentak 2021.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved