Breaking News:

Berita Bangkalan

Gelagatnya Mencurigakan, Remaja Pengendara Motor Terus Menghindar, Ternyata Bawa Benda Terlarang ini

Polisi berpakaian preman pimpinan Kanit Reskrim Polsek Kamal, Aiptu Sukarno Leksono Putra berupaya mendekat namun laju motor Vario

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Penyidik Polsek Kamal melakukan pemeriksaan terhadap remaja berinisial MAL (19), warga Pogot, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Surabaya, Minggu (21/11/2021). Dari tangannya, polisi menemukan satu plastik klip berisikan narkoba jenis sabu seberat 1,76 gram. 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Gelar patroli rutin anggota Unit Reskrim Polsek Kamal mendapati gelagat mencurigakan dari sosok remaja pengendara motor Vario berwarna hitam ketika melintas di Jalan Raya Desa Kebun, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Minggu (21/11/2021) malam.

Rombongan empat polisi berpakaian preman pimpinan Kanit Reskrim Polsek Kamal, Aiptu Sukarno Leksono Putra berupaya mendekat namun laju motor Vario bernopol L 2579 OI semakin kencang.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi namun tidak berlangsung lama.

Remaja tersebut diketahui berinisial MAL (19), warga Pogot, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Surabaya.

Dari tangannya, polisi menemukan satu plastik klip berisikan narkoba jenis sabu seberat 1,76 gram.

Baca juga: Rumah Mewah Belasan Miliar Warga Surabaya ini Dilelang Bank, Pemilik Terlambat Bayar Pinjaman Uang

“Setelah melakukan penggeledahan,  ada sepaket sabu yang disimpan MAL dalam jok motornya. Kami langsung membawanya ke polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Andy kepada Surya.

Ia menegaskan, gelar patroli rutin semakin ditingkatkan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat bahwa di sekitar lokasi penangkapan terhadap MAL sering dijadikan lokasi transaksi narkoba.

Baca juga: Uang Tak Cukup Beli Tiket, Warga Tak Bisa Masuk ke Sirkuit Mandalika, Nonton WSBK dari Atas Bukit

“Satu poket sabu itu diakui tersangka didapat dari seorang teman yang dikenalnya, seharga Rp 1.850.000. Kami sudah mengantongi identitas penjualnya, saat ini kami tetapak sebagai DPO dan dalam pengejaran,” tegas mantan Kapolsek Tanah Merah itu.

Upaya MAL mengkonsumsi sabu pun berujung di balik jeruji Mapolsek Kamal. Ia terancam hukuman pidana minimal 4 tahun penjara, sebagaimana diatur dalam Pasal 112 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tentang kepemilikan, menyimpan, menguasai, dan menyediakan narkotika jenis sabu. (edo/ahmad faisol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved