Breaking News:

Berita Sumenep

Inilah Jadwal Sidang Perdana Terdakwa Tipikor Oknum Teller Bank BUMN Sumenep

Kajari Sumenep, Adi Tyogunawan menyampaikan pada hari Jum'at (19/11/2021) Penuntut Umum (PU) pada Kejari Sumenep telah menerima Penetapan Hakim

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
Kajari Sumenep Adi Tyogunawan 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Terdakwa NA dalam kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan dugaan penyalahgunaan rekening kantor unit salah satu Bank BUMN Sumenep.

Kajari Sumenep, Adi Tyogunawan menyampaikan pada hari Jum'at (19/11/2021) Penuntut Umum (PU) pada Kejari Sumenep telah menerima Penetapan Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya tentang hari sidang dan penahanan terdakwa.

"Dalam penetapan tersebut pelaksanaan sidang ditentukan hari Jum'at tanggal 26 Nopember 2021 pukul 09.00 WIB," kata Kajari Sumenep, Adi Tyogunawan pada TribunMadura.com.

Menurutnya, berdasarkan ketentuan Pasal 1 angka 6 huruf b, penetapan ini harus dilaksanakan oleh Jaksa.

Sebagaimana diketahui, Jaksa/Penuntut Umum yang ditunjuk oleh Kajari Sumenep (P.16A) dalam perkara ini adalah Adi Tyogunawan, Bambang Nurdiyantoro, Doni Suryahadi Kusuma, Slamet Pujiono, R. Teddy Roomius dan Nur Fajjriyah.

Baca juga: Niat Menolong Berujung Apes, Kakek Lepaskan Jeratan Babi Hutan Malah Diseruduk, Simak Kronologi

Selain hari sidang kata Adi Tyogunawan, dalam penetapan itu Hakim juga memerintahkan Penuntut Umum (PU) untuk menghadapkan terdakwa, alat bukti dan barang bukti.

"Artinya kami Penuntut Umum akan bersidang di Pengadilan Tipikor Surabaya  dan akan membacakan Surat dakwaan yang sudah disiapkan. Surat dakwaan ini juga telah kami sampaikan kepada terdakwa sebagai bahan pembelaannya nanti," ungkapnya.

"Dalam sidang perdana ini, berdasarkan penetapan hakim agar juga dihadirkan alat bukti dan barang bukti," tambahnya.

Mantan Kajari Ogan Ilir ini mengatakan, berdasarkan ketentuan Pasal 184 KUHAP, berarti Penuntut Umum akan menghadirkan saksi sebanyak 29 orang dan ahli sebanyak 2 orang.

"Pada sidang perdana ini kami menyiapkan beberapa orang saksi terlebih dahulu, sekiranya nanti terdakwa dan penasehat hukum tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan yang akan dibacakan," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved