Breaking News:

Berita Pamekasan

Bank Mandiri Pamekasan akan Terapkan ke Pegawainya Pakai Sepatu Batik di Hari Tertentu

rencana penggunaan sepatu batik tersebut lantaran instansinya  menerapkan pakaian santai atau kasual pada hari-hari tertentu

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saya bersama kepala perusahaan hendak membeli sepatu batik di pameran produk UMKM Pendopo Ronggosukowati. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bank Mandiri Kantor Cabang Pamekasan, Madura, Jawa Timur berencana mewajibkan para pegawainya memakai sepatu batik produk wirausaha baru (WUB) pada hari-hari tertentu.

Kepala Kantor Bank Mandiri Cabang Pamekasan, Pritta Nuriaditya menjelaskan, rencana penggunaan sepatu batik tersebut lantaran instansinya  menerapkan pakaian santai atau kasual pada hari-hari tertentu. 

Pada hari itu pegawainya akan diwajibkan untuk menggunakan sepatu produk WUB.

"Ada rencana, karena kalau hari Jum'at itu kita kan kasual. Jadi tidak harus formal, bisa pakai sepatu kets. Rencana nanti teman-teman kompakan biar pakai sepatu batik produk WUB Pamekasan," kata Pritta Nuriaditya kepada TribunMadura.com, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Bisa Jadi Gerai Promosi UMKM Lokal, Akademisi Pamekasan Nilai Wamira Mart Hadir di saat yang Tepat

Pihaknya mengaku memilih sepatu batik sebagai uniform pada hari Jum'at untuk menunjukkan kecintaan terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia. 

Apalagi, fashion batik saat ini telah merambah untuk kalangan muda.

"Batik sekarang kesannya tidak hanya orang tua saja, jadi anak muda, milenial pun pakai batik keren menurutku," ungkapnya.

Pritta memprediksi, pangsa pasar sepatu Pamekasan, khususnya sepatu batik akan bersaing di Indonesia melihat perkembangan produksi sepatu yang sejauh ini hanya dikuasai oleh produk Bogor, dan produk Bandung. 

Makanya, peluang ekonomi produk sepatu Pamekasan sangat besar.

Pihaknya akan terus mendorong kemajuan produksi sepatu di Pamekasan

Salah satunya dengan cara memberikan bantuan alat kepada para perajin yang dananya bersumber dari corporate social responsibility (CSR).

"Kita bantu melihat kebutuhannya apa, biar tepat guna juga. Sepatu batik Pamekasan keren," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved