Breaking News:

Berita Probolinggo

Setelah Viral Ditegur Menteri BUMN Erick Thohir, Kini SPBU di Probolinggo Gratiskan Fasilitas Toilet

Pengunjung harus merogoh kocek Rp 2.000 untuk buang air kecil dan mandi Rp 4.000 di toilet tersebut

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/DANENDRA KUSUMAWARDANA
Fasilitas toilet di SPBU Probolinggo KM 19 tepatnya di Jalan Raya Lumajang, Desa Malasan Kulon, Kecamatan Leces sudah gratis, Selasa (23/11). 

TRIBUNMADURA.COM, PROBOLINGGO - Menteri BUMN, Erick Thohir terkejut ketika mengetahui fasilitas toilet di SPBU Probolinggo KM 19 tepatnya di Jalan Raya Lumajang, Desa Malasan Kulon, Kecamatan Leces bertarif. 

Pengunjung harus merogoh kocek Rp 2.000 untuk buang air kecil dan mandi Rp 4.000 di toilet tersebut. 

Seorang penjaga toilet tak luput dari cecaran pertanyaan seputar tarif. 

Setelah itu, Erick pun memberikan teguran kepada Direksi Pertamina untuk menggratiskan fasilitas umum yang berada di SPBU

"Kepada Direksi Pertamina saya mengharapkan fasilitas umum seperti ini harusnya gratis. Karena kan sudah dapat dari jualan bensin. Udah gitu ada juga toko kelontongnya. Jadi masyarakat mestinya mendapatkan fasilitas tambahan," kata Erick dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @erickthohir.

Video yang dibagikan 22 jam yang lalu itu, dibanjiri 16.944 komentar netizen dan disukai 129.601 orang. 

Baca juga: Jawaban Tegas dari Menteri BUMN Erick Thohir atas Tudingan Bisnis PCR Tidak Berbalik jadi Zolim

Berdasar informasi yang dihimpun, Erick mampir di SPBU Probolinggo KM 19 pada Sabtu (20/11) pukul 10.00 WIB. Di hari yang sana Erick melakukan kunjungan kerja (kunker) di Probolinggo. 

Pengawas Lapangan SPBU Probolinggo KM 19, Edy Syaiful mengungkapkan saat ini fasilitas toilet digratiskan bagi pengunjung. 

Papan bertuliskan "toilet gratis" telah terpasang di dinding toilet. Selain itu, tak ada petugas kebersihan lagi yang berjaga di depan pintu masuk toilet. 

"Saat Menteri BUMN mampir di SPBU, saya tidak ada di tempat. Saya meminta maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami akan berbenah dan terus mengkaji untuk kepuasan para pelanggan," katanya kepada Surya, Selasa (23/11). 

Ia melanjutkan, sebenarnya pihaknya tak serta-merta mematok tarif bagi pengunjung yang memanfaatkan toilet di SPBU

Hasilnya, untuk jasa kebersihan toilet. Agar toilet selalu bersih, sehingga pengunjung menjadi nyaman. 

"Sebenarnya, tidak ada paksaan bagi pengunjung untuk membayar ketika mampir di fasilitas toilet SPBU. Membayar berapun seikhlasnya boleh, tidak membayar juga tak masalah. Tetapi fasilitas toilet sudah kami gratiskan," pungkasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved