Breaking News:

Berita Bangkalan

Sebut IklimInvestasi di Kabupaten Bangkalan Masih Sepi, Anggota Komisi E DPRD Jatim Sarankan Ini

Tekad Ra Latif untuk menarik animo para investor agar mengembangkan usaha di Kabupaten Bangkalan diakui Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Mathur

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron ketika menghadiri forum Pemberdayaan, Pembinaan, dan Pengawasan terhadap Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Gedung Rato Ebu, Selasa (23/11/2021) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Ikhtiar untuk menjaring para investor masih menjadi perjuangan tiada lelah oleh Pemkab Bangkalan. Berbagai upaya dilakukan Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) untuk meyakinkan para investor bahwa Bangkalan saat ini merupakan kabupaten yang ramah untuk berinvestasi.

Tekad Ra Latif untuk menarik animo para investor agar mengembangkan usaha di Kabupaten Bangkalan diakui Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Mathur Khusyairi. Hal itu disampaikan Mathur usai menjadi nara sumber dalam forum Pemberdayaan, Pembinaan, dan Pengawasan terhadap Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Gedung Rato Ebu, Selasa (23/11/2021) malam.

“Pemda Bangkalan tetap berupaya meyakinkan para investor, namun iklim investasinya sepi. Saya melihat ada semacam trauma masa lalu di benak para investor,” ungkap Mathur ketika dihubungi Surya, Rabu (24/11/2021).

Pernyataan Mathur tersebut mengacu atas kondisi pembangunan di Kabupaten Bangkalan hingga sejauh ini belum melibatkan pihak swasta sejauh ini. “Karena itu saya melihat iklim investasi di Bngkalan belum dirasakan nyaman oleh para investor,” jelas politisi Partai Bulan Bintang itu.

Seperti diketahui, Ra Latif dalam gelar Coffee Morning di Pendapa Agung, Senin (15/2/2021) menyatakan, Pemkab Bangkalan menjamin dukungan kemudahan perizinan dan keamanan bagi para pelaku usaha yang hendak berinvestasi di Kabupaten Bangkalan. Tidak hanya itu, bersama Forkopimda Kabupaten Bangkalan, Ra Latif akan menindak tegas pihak-pihak yang menghambat laju investasi.

Tidak hanya itu, Ra Latif bersama sejumlah kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait berkeliling di Jakarta untuk meyakinkan para investor terkait potensi Bangkalan sebagai kabupaten ramah investasi.

Salah satunya berkunjung ke Kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan untuk menemui Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia, Senin (19/4/2021).

Ra Latif dan para pemangku kebijakan di lingkungan Pemkab Bangkala memanggul misi terwujudnya sejuta harapan terkait pemberdayaan dan percepatan terkait peningkatan perekonomian masyarakat Bangkalan.

Di hadapan Bahlil, Ra Latif dengan gamblang dan terperinci memaparkan potensi- potensi investasi di Kabupaten Bangkalan yang sangat prestisius, spektakuler, dan prospektif. Ra Latif menyertakan pendekatan dan analisis Strength, Weakness, Opportunity, Threathly (SWOT) untuk menjelaskan keunggulan, hambatan, peluang besarnya, termasuk segala tantangan yang substantif dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019.

Namun Ra Latif menyadari, ‘Karpet Merah’ yang digelarkan Pemkab Bangkalan untuk para investor agar berinvestasi di Bangkalan akan berjalan tidak maksimal. Ia menyadari upaya menarik para investor dengan harapan terbuka seluasnya lapangan kerja baru tidak bisa dilakukan sendirian, tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bangkalan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved