Breaking News:

Berita Pamekasan

Selama Bulan November Polres Pamekasan Amankan 10 Tersangka Kasus Narkotika beserta Barang Bukti

dalam waktu 21 hari di bulan November 2021 ini, Tim Opsnal Satnarkoba Polres Pamekasan berhasil mengamankan 10 tersangka

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Puluhan tersangka penyalahgunaan narkoba saat konferensi pers di Gedung Bhayangkara, Rabu (24/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Tim Opsnal Satnarkoba Polres Pamekasan menangkap 10 tersangka penyalahgunaan Narkotika.

10 tersangka yang diamankan ini di antaranya, inisial H (28), warga Desa Tlanakan, Pamekasan, RR (32) warga Desa Konang Barat, Pamekasan, AM (35) warga Kelurahan Braga, Kota Bandung, SR (53), warga Kelurahan Ketapang, Kota Bandung dan SS (35) yang sebelumnya DPO, warga Desa Seddur, Pamekasan yang ditetapkan sebagai pengedar Narkoba.

Sedangkan 5 tersangka lainnya inisial Z (18) warga Desa Banyupelle, Pamekasan, A (37) Desa Batu Bintang, Pamekasan, M (40) warga Desa Batu Bintang, Pamekasan, AJ (35) warga Desa Taro’an, Pamekasan dan SS (26) warga Desa Seddur, Pamekasan ditetapkan sebagai pengguna Narkoba.

Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto menjelaskan, dalam waktu 21 hari di bulan November 2021 ini, Tim Opsnal Satnarkoba Polres Pamekasan berhasil mengamankan 10 tersangka penyalahguna Narkotika di beberapa lokasi yang berbeda.

Dari 10 tersangka, Polisi mengamankan barang bukti berupa 44,76 gram sabu, pil Y 136 butir dan alat hisap sabu.

Baca juga: Kapolres Pamekasan Serahkan Motor ke Anggotanya, Minta Dijaga dan Dirawat Baik

"10 tersangka ini akan kami proses lebih lanjut," kata AKBP Rogib Triyanto saat konferensi pers di Gedung Bhayangkara, Rabu (24/11/2021).

Puluhan tersangka kasus sabu ini dikenakan pasal 112 (1) UURI No. 35 Th. 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 4 sampai 12 tahun penjara, pasal 114 (1) UURI No. 35 Th. 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara atau seumur hidup dan pasal 127 (1) UURI No. 35 Th. 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 1 sampai 4 tahun penjara.

Sedangkan tersangka kasus pil dikenakan pasal 196 jo 98 (2) UURI No. 36 Th. 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

AKBP Rogib Triyanto mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak menggunakan narkoba, apapun jenisnya.

Kata dia, efek samping narkoba akan menyebabkan kerusakan keseimbangan sistem pada otak dan merusak organ tubuh lainnya. 

"Oleh karena itu, jangan pernah coba-coba atau main-main dengan narkoba. Sekali menggunakan akan ketagihan,” peringatnya.

Informasi tambahan, saat konferensi pers ungkap kasus Narkoba ini, Kapolres Pamekasan didampingi Waka Polres Pamekasan, Kompol Azi Pratas Guspitu, Kasatresnarkoba Polres Pamekasan, AKP Bambang Hermanto, Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved