Breaking News:

Liga Champions

Liverpool Digdaya di Liga Champions, Racikan Klopp, Peran Vital Mo Salah Hingga Pemain Anyar

Atas hasil itu, The Reds semakin kokoh berada di puncak klasemen Grub B Liga Champions musim ini dengan torehan 15 poin.

Editor: Aqwamit Torik
Anthony Devlin / AFP
Striker Senegal Liverpool Sadio Mane (kanan) mencetak gol pertama timnya, yang kemudian dianulir karena offside, selama pertandingan sepak bola grup B Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Porto di Anfield di Liverpool, Inggris barat laut pada 24 November 2021. 

Kunci salah mampu mencetak gelontoran gol untuk Liverpool adalah sistem yang diterapkan Jurgen Klopp dan kemampuan finishingnya.

Klopp mengandalkan dua penyerang sayapnya untuk mencetak gol, yaitu Mohamed salah dan Sadio Mane.

Mereka berdua, tak fokus untuk memberi umpan ataupun merepotkan pertahanan lawan dari sisi sayap.

Lebih dari itu, Salah dan Mane lebih banyak menusuk ke dalam kotak penalti lawan, agresifitas serangan dari tepi lapangan banyak didukung oleh dua wingback Liverpool.

Itulah alasan mengapa seorang Salah dan Mane mampu menjadi penyerang sayap yang produktif untuk mencetak gol.

Hingga pernah menyabet gelar top skor secara bersamaan di musim 2018/2019 dengan torehan 22 gol.

Catatan assist dua wingback Liverpool juga mentereng, khususnya Arnold, Di musim ini, pria asal Inggris itu sukses mencatatkan 9 assist dari 13 pertandingan.

Jelas, Mohamed Salah banyak dimanjakan dengan umpan-umpan manja yang dilayangkan Arnold dari sisi kanan.

Namun, Salah bukan-lah goal getter manja, ia bisa menciptakan peluang sendiri lewat pergerakan dan intuisi mencetak gol-nya yang tinggi.

Kembali ke peran Mohamed Salah, salah satu alasan paling mencolok kenapa Salah rajin mencetak gol adalah pada kemampuan finishingnya.

Dilansir FBref, Dari lima pekan berjalannya Liga Champions, Salah hanya mencatatkan xG 3.7 dengan dulangan 6 gol.

Itu menunjukkan bahwa Salah tak terlalu membutuhkan peluang besar untuk mencetak gol, ia mampu mencatatkan namanya di papan skor dengan peluang seminimum mungkin.

Apalagi ditambah dengan kemampuan dribel dan kecepatannya, itu menguntungkan Salah untuk menciptakan peluangnya sendiri dan tak bergantung pada peran rekan-rekannya.

Salah satu contohnya adalah gol Mo Salah tadi pagi melawan FC Porto, ia mampu mengecoh satu pemain belakang Porto, kemudian menaruh bola ke arah yang sulit dijangkau kiper.

Kini, Liverpool dengan efisiensi taktik Jurgen Klopp, dan keperkasaan Mohamed Salah menjadi yang terdepan untuk meraih trofi Si Kuping Besar.

Bukan tak mungkin, jika konsistensi berhasil diciptakan Klopp, The Reds mampu mengulang prestasinya di musim 2018/2019.

(Tribunnews.com/Deivor)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Superioritas Liverpool di Liga Champions, Magis Taktik Klopp, Peran Rekrutan Anyar & Sihir Mo Salah

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved