Breaking News:

Keris Sakti dalam Sejarah yang Dianggap 'Gagal', Habisi Banyak Nyawa, Padahal Ritualnya Seperti ini

Keris ini meski sakti dianggap gagal hingga habisi banyak nyawa, ritualnya seperti ini

Editor: Aqwamit Torik
Istimewa/TribunMadura.com
Ilustrasi keris 

TRIBUNMADURA.COM - Keris merupakan senjata yang kerap digunakan masyarakat Jawa untuk berbagai ritual magis.

Sebab, keris sering dianggap memiliki 'roh' tersendiri.

Selain itu, keris yang berkualitas hanya dibuat oleh orang tertentu yang memiliki ilmu serta sederet ritual yang dilaksanakan.

Terlebih jika keris itu dibuat untuk kebaikan calon pemiliknya.

Maka salah besar bila keris Empu Gandring yang terkenal itu, yang digunakan oleh Ken Arok merupakan keris yang baik.

Bagaimana dianggap sebagai keris yang baik, kalau ternyata malahan membawa malapetaka bagi banyak 

Karena membawa malapetaka, maka Keris Mpu Gandring bisa disebut sebagai keris buruk, misproduct atau salah kedaden.

Menurut Empu Jeno Harumbrojo, yang adalah empu yang masih berkarya dan tinggal di Desa Gatak, Sumberagung, Moyodan, Sleman, Yogyakarta, proses pembuatan sebilah keris melewati beberapa tahap.

Setiap tahapannya, masing-masing memerlukan ketelitian, kesabaran, dan kerja berat baik jasmani maupun rohani.

“Sebelum memulai pembuatan keris, terutama keris bertuah, saya harus melakukan olah rohani yakni berpuasa memohon kepada Tuhan agar mengabulkan permintaan kita sesuai dengan tujuan apa keris ini dibuat,” ujar Empu Jeno.

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved