Breaking News:

Berita Malang

Nasib Pembangunan RS Jantung di Malang Tak Jelas, Bupati Sanusi Minta Warganya Terapkan Hidup Sehat

Realisasi pembangunan rumah sakit jantung pertama di Kabupaten Malang masih belum jelas.

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Bupati Malang, Muhammad Sanusi saat kunjungi Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Talangagung Kepanjen, Jumat (10/7/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Pemkab Malang berencana membangun RS Jantung di Kabupaten Malang.

Namun hingga kini, realisasi pembangunan rumah sakit jantung pertama di Kabupaten Malang itu masih belum jelas.

Bupati Malang, Muhammad Sanusi menyebut, biaya pembangunan yang besar masih jadi kendala pembangunan bangunan layanan bagi pasien penyakit cardiovascular tersebut.

"Masih dalam perencanaan, karena itu membutuhkan biaya yang besar," kata Muhammad Sanusi ketika dikonfirmasi saat peringatan Hari Kesehatan Nasional di Pendopo Peringgitan Agung, Malang pada Jumat (26/11/2021).

"Namun lahan 2 hektar sudah kami siapkan. Nanti melanjutkan program dari Kementerian Kesehatan," sebut dia.

Sembari menunggu realisasi fasilitas layanan jantung, Muhammad Sanusi meminta masyarakat bersabar dan menerapkan pola hidup sehat.

"Masyarakat bisa melakukan hidup sehat agar gizi bisa menjadi energi baik bagi tubuh," tutur dia.

Baca juga: Pemkab Malang Siap Bangun RS Jantung di Kepanjen, Alokasikan Biaya Pembangunan dari Cukai Rokok

"Makan seimbang jangan berlebihan karena bisa nimbun kolesterol dan diabetes. Karena bisa jadi pemicu diabetes dan stroke," pesan Sanusi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo menjelaskan pembangunan rumah sakit jantung masih dalam tahap pembahasan hingga kini.

Beberapa waktu lalu, Arbani telah meninjau lokasi site plan rumah sakit jantung yang berada di kawasan RSUD Kanjuruhan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved