Breaking News:

Kecelakaan di Sumenep

Kronologi Kecelakaan Maut di Sumenep, Diduga Kurang Konsentrasi Hingga Memakan Korban Jiwa

Mini Bus bergerak kekanan dan turun dari badan jalan yang mengakibatkan Mini Bus itu terjadi oleng hilang kendali, hingga terjadi kecelakaan maut

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Proses evakuasi mini bus yang terbalik saat alami kecelakaan di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas mengungkapkan kronologi peristiwa laka tunggal Mini Bus warna putih di Jalan Nasional Sumenep - Pamekasan pada Senin (29/11/2021) sekira pukul 06.00 WIB.

Satu orang dari 5 penumpang Mini Bus dengan nomor polisi N 7331 NV itu meninggal duni (MD) atas nama Salwiya (60).

Laka tunggal yang mengakibatkan satu orang meninggal itu bermula dari Mini Bus Isuzu Nomor Polisi : N 7331 NV yang dikemudikan Moh. Yasid melaju dari arah selatan ke utara (Jalan Nasional Sumenep-Pamekasan).

Tempat kejadiannya tepat di Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep Madura.

Baca juga: Warga di Sidoarjo Heboh, Bandar Narkoba Ceburkan Diri di Sungai, Tumbuhan ini Jadi Tempat Sembunyi

Sedangkan searah didepan kata AKP Widiarti Sutioningtyas itu melaju sepeda motor tidak diketahui identitasnya.

"Diduga (Moh. Yasid) sebagai pengemudi Mini Bus tersebut kurang konsentrasi kearah depan dan saat mendahului tidak mempunyai ruang gerak yang cukup," ungkap mantan Kapolsek Kota Sumenep ini.

Sehingga katanya, Mini Bus bergerak kekanan dan turun dari badan jalan yang mengakibatkan Mini Bus itu terjadi oleng hilang kendali.

"Sehingga Mini Bus ini terguling tepat berada di badan jalan sebelah timur," tambahnya.

Akibat dari kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut, penumpang satu orang penumpang bernama Salwiya (60) meninggal dunia.

"Korban bernama Salwiya ini meninggal di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dan lainnya mengalami luka-luka dirawat di Puskesmas Saronggi," katanya.

Selain itu tambahnya, mengalami kerugian material sekitar Rp. 10.000.000.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved