Breaking News:

Berita Pamekasan

Konsep Desa Tematik saat Eksotika Kemilau Madura, Jadi Strategi Bupati Pamekasan Bangkitkan Ekonomi

Eksotika Kemilau Madura ini merupakan kegiatan tahunan Hari Jadi Pamekasan dengan menampilkan budaya dan kearifan lokal Madura.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam (tengah) saat diberikan bunga oleh sejumlah desainer saat gebyar Eksotika Kemilau Madura di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Sabtu (27/11/2021) malam 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, menggelar gebyar Eksotika Kemilau Madura sebagai rangkaian Hari Jadi Pamekasan ke-491 di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Sabtu (27/11/2021) malam.

Eksotika Kemilau Madura ini merupakan kegiatan tahunan Hari Jadi Pamekasan dengan menampilkan budaya dan kearifan lokal Madura. 

Pada acara dengan tema "Desaku Makmur, Pamekasan Hebat" tersebut juga mendatangkan pimpinan daerah dari tiga kabupaten di Madura, tokoh-tokoh Madura, serta tokoh Pamekasan.

Selain itu, terdapat tamu dari luar Madura ikut menyaksikan gebyar tersebut, diantaranya komunitas seniman dari Jember, dan Surabaya, serta beberapa kabupaten lainnya di Jawa Timur.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan, pihaknya memilih program membangun ekonomi merata dari bawah melalui strategi desa tematik dengan aneka potensinya sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Saya memilih desa tematik, kenapa desa tematik? Karena semua desa punya keunikan, semua desa memiliki potensi, semua desa memiliki lokal wisdom, desa memiliki sumber daya yang berbeda-beda," kata Bupati Baddrut Tamam kepada TribunMadura.com, Selasa (30/11/2021).

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut merumuskan segala potensi desa untuk dikembangkan agar bisa bernilai ekonomis. 

Kata dia, Desa yang mampu mengelola potensinya dengan baik, secara otomatis dapat meningkatkan ekonomi masyarakatnya.

"Kita rumuskan bagaimana potensi desa yang kita miliki dan semua stakeholder di tingkat desa berpartisipasi menyusun, merumuskan, bergerak, mengangkat seluruh ekonomi yang dikembangkan di desa-desa," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved